WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Kepolisian Resor Tanah Laut (Polres Tala) melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) terus menggencarkan edukasi keselamatan berlalu lintas dengan menyasar generasi muda. Terbaru, Satlantas Tala menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan safety riding di SMA Negeri 1 Batu Ampar, Senin (4/8/2025). Kegiatan edukatif ini dipimpin langsung oleh KBO Satlantas Ipda Abdul Ghoni, yang sekaligus bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa disiplin dalam berlalu lintas bukan sekadar aturan, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap keselamatan diri dan orang lain. "Gunakan helm standar, hindari aksi ugal-ugalan, dan jangan sekali-kali mengendarai kendaraan tanpa SIM," tegas Ipda Ghoni di hadapan para siswa. BACA JUGA:Jalan Menuju Bandara Banjarbaru Makan Korban: Motor Vs MPV Tabrakan Hebat, Netizen: Saya Pas di Belakang! Dari Upacara ke Aksi Nyata Usai upacara, kegiatan berlanjut dengan sesi sosialisasi safety riding yang interaktif. Dalam sesi ini, petugas Satlantas menjelaskan berbagai materi penting, mulai dari: Fungsi dan arti rambu-rambu lalu lintas Etika berkendara di jalan raya Kewajiban memakai perlengkapan keselamatan Bahaya penggunaan knalpot brong dan aksi balap liar "Pelanggaran sekecil apa pun bisa berujung petaka. Kami ingin pelajar paham bahwa berkendara itu bukan sekadar gaya, tapi soal tanggung jawab," ujar salah satu petugas Satlantas. Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Batu Ampar, Abdul Rahman, menyambut hangat kegiatan ini. Menurutnya, kehadiran polisi di sekolah tidak hanya menanamkan kedisiplinan, tapi juga membangun kedekatan antara aparat dan pelajar. "Ini bentuk nyata sinergitas antara dunia pendidikan dan kepolisian dalam mencetak generasi yang sadar hukum dan beretika," tutur Abdul Rahman. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polri Presisi dan upaya preventif menurunkan angka kecelakaan di kalangan pelajar. Satlantas Polres Tala menyatakan komitmennya untuk melanjutkan edukasi serupa ke sekolah-sekolah lain di Kabupaten Tanah Laut. “Kami ingin anak muda jadi pelopor keselamatan, bukan korban di jalanan,” pungkas Ipda Ghoni.(Wartabanjar.com/Gazali) editor: nur muhammad