Penerbangan dari Kuala Lumpur ke Chengdu pada 21 Juli 2025 terganggu due to obrolan keras penumpang saat cabin lights redup.
Argumen panas antara penumpang memicu sorakan, hingga sebagian sempat terjadi perkelahian fisik di kabin
Awak kabin segera mengendalikan situasi, penumpang diamankan setelah landing, dan bandara langsung melakukan proses lanjutan
Polisi bandara bergerak cepat usai pesawat mendarat. Menurut South China Morning Post, aparat Sichuan memeriksa semua pihak, menahan tiga orang, serta mengenakan denda terhadap dua lainnya.
AirAsia X menegaskan awak kabin bertindak tegas sesuai SOP dan insiden tak mengganggu jadwal atau keselamatan penerbangan.
Etika Terbang dalam Sorotan
Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya kesopanan di ruang publik seperti pesawat. Meski seruan “harus tenang” wajar, biasanya larangan berbicara keras sering memicu konflik. Komentar netizen bahkan mengedepankan solusi noise cancelling untuk mengurangi gangguan.
Maskapai dan polisi bertindak sesuai SOP, dan penerbangan tetap berlangsung normal.(Wartabanjar.com/Goody Feed/South China Morning Post/detik/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







