WARTABANJAR.COM, BATULICIN - Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar pelatihan akses permodalan bagi usaha mikro di Hotel dan Resort Medina, Pagatan, Kusan Hilir, Senin (21/7/2025). Kegiatan ini dalam upaya mempermudah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) daerah mengakses pembiayaan usahanya. Pelatihan ini terselenggara berkat kerja sama antara Diskumdagri Tanah Bumbu dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanah Bumbu, serta turut melibatkan pihak perbankan sebagai mitra strategis. Baca Juga Mutasi ASN Banjarmasin: 65 Pejabat Baru Dilantik, Ini Ancaman Wali Kota Yamin Bagi Pejabat Melanggar Sebagaimana arahan Bupati Andi Rudi Latif, Diskumdagri Tanah Bumbu melalui Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Rhani Patih, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai akses permodalan yang tepat dan berkelanjutan. “Modal merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi pelaku usaha UMKM. Melalui pelatihan ini, kami memberikan informasi dan solusi, salah satunya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Kalsel,” ujar Patih. Patih juga mengungkapkan bahwa pelatihan ini disambut antusias oleh peserta. Sebanyak 30 pelaku usaha mikro dari berbagai kecamatan, termasuk Kecamatan Angsana dan Kecamatan Teluk Kepayang, hadir dan mengikuti pelatihan dengan serius. Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Haidir Ansari dari Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, dan Nina Alfina, Kepala Cabang Pembantu Bank Kalsel Pagatan. Nina memberikan pemahaman terkait proses pengajuan pembiayaan melalui program KUR serta syarat-syarat administratif dan teknis yang harus dipenuhi. Terpisah, Haidir Ansari sebagai narasumber memberikan pemahaman tentang pelaku usaha UMKM harus melek digital. Ia mengajari pelaku usaha tentang kewajiban pembukuan keuangan, menaikkan nilai produk dan cara bersaing di pasar modern. Selain itu juga Haidar memberikan saran pengemasan produk usaha yang menarik serta pemetaan modal usaha yang pasti. (Rel) Editor Restu