WARTABANJAR.COM – Menurut Mohammad‑Javad Larijani, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran, Donald Trump “tidak bisa lagi berjemur dengan aman” di Mar‑a‑Lago. Pasalnya, “drone kecil bisa menghajarnya tepat di perut (navel)”—ucap Larijani dalam acara TV pemerintah Iran, dilaporkan oleh Iran International .
Ancaman ini muncul di tengah ketegangan tinggi setelah AS memukul tiga instalasi nuklir Iran dan saat Iran mendeklarasikan fatwa terhadap Trump dan Netanyahu
Respons Trump: Santai & Cuek Abis
Trump membalas dengan tawa saat dikonfrontasi oleh Fox News. Ia bilang:
“Saya sudah lama tidak berjemur—kayaknya terakhir waktu tujuh tahun.”
“Mungkin ini ancaman, tapi saya kurang yakin itu serius”.
Di Balik Lelucon: Ancaman Nyata atau Cuma Omong Kosong?
BACA JUGA:VIRAL! Serda Satria Muncul Lagi, Dikabarkan Sudah Mati Sekarang Malah di Garis Depan Pasukan Rusia
Ancaman ini bukan isapan jempol—didukung fatwa dan “blood pact” yang menggalang dana jutaan dolar sebagai imbalan bagi pelaku .
Pemerintah AS dan MI5 waspadai sel tidur Iran setelah serangkaian upaya pembunuhan gagal dan plot di AS & UK .
Apa Artinya Untuk Washington
Risiko Nyata? AS tak menyepelekan—FBI & DHS terus tingkatkan keamanan.
Diplomasi Produk Risiko: Ancaman disampaikan saat pembicaraan antara Washington dan Teheran dijadwalkan, meski Trump klaim dialog siap dijalankan .
Propaganda Iran: Iran memburu balance antara ‘pamer kekuatan’ dan pengirim sinyal diplomatik.
Pernyataan: Larijani: “drone kecil bisa menghajar perut Trump”
Tanggapan Trump: Meremehkan, belum sunbathing sejak kecil

