Gaya hidupnya mewah—dengan anggaran rumah tangga mencapai puluhan juta dolar per tahun—kontras dengan lebih dari setengah warga Eswatini hidup di bawah garis kemiskinan serta negara tersebut menghadapi tantangan kesehatan seperti HIV/AIDS .
Apa intinya?
Poligami kerajaan Eswatini bukan hanya soal tradisi: ini mencerminkan struktur kekuasaan absolut dengan warisan budaya dan politik yang kompleks.
Sementara itu, ketimpangan sosial dan kritik global terus menyertai kepemimpinan raja, termasuk desakan pemerintah untuk reformasi demokratis dan perlindungan hak wanita dan anak.(Wartabanjar.com/The Economist/Britannica/news.bbc.co.uk/berbagai sumber)
editor: nur muhammad

