Kades Bajuin: Stop Tambal Sulam, Saatnya Aspal Berkualitas dan Rambu Lalu Lintas Dipasang!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Kondisi infrastruktur jalan di Desa Bajuin, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, kembali menjadi sorotan. Kepala Desa Bajuin, Wahyudi Rahman, S.I.Kom, menegaskan bahwa perbaikan jalan dengan kualitas aspal terbaik serta pemasangan rambu lalu lintas harus menjadi prioritas utama demi keselamatan warganya.
“Harapan kami ke depan, aspal yang digunakan adalah aspal kualitas nomor satu. Kami tidak ingin perbaikan hanya tambal sulam semata,” ujar Wahyudi saat ditemui di Kantor Desa Bajuin, Senin (7/7/2025).
Jalan Rusak Usai Banjir
Wahyudi menjelaskan bahwa banjir yang terjadi beberapa waktu lalu memperparah kondisi jalan di desanya. Beberapa ruas bahkan sudah lama mengalami kerusakan berat.
BACA JUGA:2 Hari Hilang di Sungai Kahayan, Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Nurohim 5,6 KM dari Lokasi Awal
“Mulai dari RT 1 sampai RT 5, kondisinya hanya ditambal sulam. Dari RT 10 ke RT 6 malah sempat rusak parah karena banjir. Kami berharap tahun depan bisa diperbaiki hingga 1.000 meter, agar bisa tersambung ke kantor kecamatan pada 2027,” jelasnya.
Ia juga menyoroti potensi bahaya ketika jalan sudah mulus namun tidak dilengkapi rambu-rambu lalu lintas.
“Kalau jalan sudah bagus, masyarakat cenderung ngebut. Itu bisa membahayakan kalau tidak ada rambu. Kami mohon agar rambu lalu lintas bisa segera dipasang,” tambahnya.
Selain jalan dan rambu, lampu penerangan jalan juga jadi keluhan warga. Beberapa lampu jalan disebut sudah lama mati dan belum diperbaiki.
“Kami sudah ajukan perbaikan dua titik, tapi belum ada tindak lanjut. Di jalan utama memang masih menyala, tapi sebagian sudah padam. Kami harap bisa segera ditindaklanjuti karena penerangan penting untuk keselamatan di malam hari,” tutur Wahyudi.
Jangan Jadikan Desa Kami Hanya Sekadar Lewatan
Warga Desa Bajuin berharap pemerintah daerah tidak hanya sekadar datang melihat, tetapi benar-benar merealisasikan perbaikan menyeluruh demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
“Kami bukan satu-satunya desa, tapi kami juga bagian dari Tanah Laut yang punya hak untuk mendapatkan fasilitas infrastruktur yang layak,” pungkas Wahyudi.
Warga Desa Bajuin menuntut aspal berkualitas, rambu lalu lintas, dan penerangan jalan yang memadai. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang keselamatan jiwa setiap pengguna jalan. Pemerintah daerah diminta untuk segera turun tangan—bukan sekadar janji, tapi aksi nyata!(Wartabanjar.com/Gazali)
editor: nur muhammad