Momen Haru Pemakaman Diogo Jota & André Silva di Gondomar: Kehadiran Seleb Sepakbola Dunia
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Prosesi pemakaman Diogo Jota (28) dan adiknya André Silva (25) berlangsung di Igreja Matriz de Gondomar, kota kelahiran mereka dekat Porto. Acara dimulai pukul 10 pagi waktu setempat, ditandai deru lonceng gereja yang mengiris hati para pelayat. Ratusan keluarga, sahabat, dan ribuan suporter pun menyemut di luar gereja untuk memberikan penghormatan terakhir.
Sang Istri & Keluarga: Tangis Terharu di Setiap Langkah
Rute Cardoso, istri Jota, terlihat menahan patah hati saat membantu prosesi peti suaminya. Momen ini membuat banyak orang menahan air mata, saat Rute menyentuh peti tersebut. Orang tua, saudara, dan pihak keluarga besar hadir penuh keharuan.
Liverpool Bersatu dalam Duka
Rangkaian dari Anfield sampai Gondomar terasa satu suara. Virgil van Dijk datang membawa karangan bunga red shirt dengan nomor 20, sementara Andy Robertson membawa untuk André dengan nomor 30. Manager Arne Slot dan beberapa mantan pemain seperti Jordan Henderson dan Fabinho hadir memberi pelukan dan penghormatan. Mereka memikul peti, berjalan tenang menuju gereja.
[caption id="attachment_328335" align="aligncenter" width="406"]
Liverpool tampil khidmat Virgil van Dijk membawa karangan bunga berbentuk jersey No. 20, diikuti Andy Robertson dengan nomor 30 di belakangnya sebagai simbol cinta dari rekan setim . (Sumber: ajc.com)[/caption]
Portugal Mendampingi
Roberto Martínez, manajer timnas Portugal, dan para pemain senior seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, João Cancelo, Rúben Dias, Rúben Neves, hingga Rui Patrício juga hadir. Neves berperan sebagai pallbearer mengusung peti Jota bersama keluarga setelah dia datang dari turnamen di AS.
Simbol Persatuan Sepakbola & Tradisi Lokal
Prosesi dipimpin oleh Uskup Manuel Linda, dengan misa penuh emosi. Setelah peti masuk ke gereja, hadirin di dalam dan di luar (melalui pengeras suara) dipenuhi rasa duka. Ribuan orang bertepuk tangan saat peti dibawa ke pemakaman di pemakaman di samping gereja, sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Warisan dan Kesedihan yang Menyatukan
Jota dan André meninggalkan kisah tragis: tewas dalam kecelakaan tunggal di Spanyol saat berusaha mengejar ferry karena Jota baru pulih dari operasi paru dan tidak bisa terbang. Tragedi ini mengejutkan komunitas sepak bola dunia. Liverpool menurunkan bendera setengah tiang dan menampilkan tributes di Anfield, sementara PSSI Portugal menetapkan masa berkabung nasional. (Berbagai sumber/Aar)
Editor: Andi Akbar
Liverpool tampil khidmat Virgil van Dijk membawa karangan bunga berbentuk jersey No. 20, diikuti Andy Robertson dengan nomor 30 di belakangnya sebagai simbol cinta dari rekan setim . (Sumber: ajc.com)[/caption]
Portugal Mendampingi
Roberto Martínez, manajer timnas Portugal, dan para pemain senior seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, João Cancelo, Rúben Dias, Rúben Neves, hingga Rui Patrício juga hadir. Neves berperan sebagai pallbearer mengusung peti Jota bersama keluarga setelah dia datang dari turnamen di AS.
Simbol Persatuan Sepakbola & Tradisi Lokal
Prosesi dipimpin oleh Uskup Manuel Linda, dengan misa penuh emosi. Setelah peti masuk ke gereja, hadirin di dalam dan di luar (melalui pengeras suara) dipenuhi rasa duka. Ribuan orang bertepuk tangan saat peti dibawa ke pemakaman di pemakaman di samping gereja, sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Warisan dan Kesedihan yang Menyatukan
Jota dan André meninggalkan kisah tragis: tewas dalam kecelakaan tunggal di Spanyol saat berusaha mengejar ferry karena Jota baru pulih dari operasi paru dan tidak bisa terbang. Tragedi ini mengejutkan komunitas sepak bola dunia. Liverpool menurunkan bendera setengah tiang dan menampilkan tributes di Anfield, sementara PSSI Portugal menetapkan masa berkabung nasional. (Berbagai sumber/Aar)
Editor: Andi Akbar