Didesak Rekan Sejawat, Zaki Mubarak Dianggap Figur Ideal Pimpin PWI Balangan
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Dinamika jelang Konferensi Cabang (Konfercab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Balangan 2025 makin menghangat. Nama Zaki Mubarak, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris PWI Balangan, justru makin menguat sebagai sosok yang diharapkan maju sebagai calon ketua—meski dirinya sendiri belum menyatakan sikap resmi.
Desakan itu datang dari puluhan wartawan lintas media yang bertugas di Kabupaten Balangan. Dalam sebuah forum santai yang digelar di Cafe Ganies Brothers Camping and Ground, Kamis (3/7/2025) siang, mereka menyuarakan dukungan secara terbuka kepada Zaki agar tidak mundur dan bersedia maju memimpin organisasi.
Sinyal bahwa Zaki tak akan mencalonkan diri mulai tercium dari unggahan pribadinya di media sosial yang bernada mundur dari dunia organisasi. Unggahan itu langsung memicu gelombang dorongan dari rekan-rekannya.
“Kami ingin PWI Balangan dipimpin oleh sosok yang punya integritas, komitmen, dan kedekatan nyata dengan jurnalis di lapangan. Bang Zaki adalah figur paling layak untuk itu,” ujar Taufik Jubing dari Warta Berita Indonesia.
BACA JUGA:Bupati HST Kenang Masa Jadi Prajurit saat Hadiri Sertijab Danyonif 621 Manuntung: “Ini Tempat Penuh Kenangan!”
Senada dengan itu, Didi Juaidinor dari Banjar Hits menegaskan bahwa PWI Balangan ke depan harus mampu menjawab tantangan zaman, terutama dalam pembinaan wartawan dan menjaga marwah profesi di tengah tekanan digitalisasi informasi.
“Ini bukan soal siapa yang terbaik, tapi siapa yang paling relevan untuk kebutuhan PWI saat ini. Dan kami percaya, Bang Zaki punya rekam jejak yang pas untuk menjawab tantangan itu,” katanya.
Menariknya, forum tersebut dihadiri oleh wartawan lintas organisasi dan komunitas seperti IWO, Forjuba, Komunitas Wartawan Sanggam, dan tentunya PWI. Mereka menekankan bahwa dukungan ini bersifat personal dan tidak mewakili lembaga secara formal.
Zaki: “Saya Tidak Kejar Jabatan, Ini Soal Tanggung Jawab”
Menanggapi desakan itu, Zaki Mubarak mengaku terkejut sekaligus terharu. Ia menyampaikan apresiasi yang tulus atas dukungan moral yang diberikan oleh rekan-rekannya di lapangan.
“Saya sangat menghargai ini. Tapi saya perlu waktu untuk berpikir. Ini bukan soal jabatan, tapi tanggung jawab yang besar jika benar-benar diamanahkan,” ujar Zaki dengan nada tenang.
Zaki menegaskan bahwa niat awalnya untuk tidak mencalonkan diri bukan karena tidak peduli, melainkan karena ingin memberi ruang regenerasi. Namun, dorongan kuat dari sesama jurnalis membuatnya melakukan refleksi ulang.
Pertemuan tersebut mencerminkan iklim demokratis yang sehat di kalangan jurnalis Balangan. Dukungan lintas komunitas menjadi sinyal bahwa regenerasi dalam tubuh organisasi wartawan masih berjalan dinamis dan berorientasi pada kualitas kepemimpinan, bukan semata formalitas.(Wartabanjar.com/Alfi)
editor: nur muhammad