WARTABANJAR.COM - Sebuah laporan rahasia milik intelijen Amerika Serikat mengungkap bahwa serangan militer yang dilancarkan terhadap fasilitas nuklir Iran belum sepenuhnya mencapai target penghancuran seperti yang diklaim oleh Presiden Donald Trump. Menurut laporan media AS pada Selasa (24/6/2025), yang mengutip sumber dari dalam Badan Intelijen Pertahanan, hasil penilaian menunjukkan bahwa dampak serangan hanya bersifat terbatas. (berbagai sumber)