WARTABANJAR.COM, BATAM – Kisah memilukan datang dari Batam, Kepulauan Riau. Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial I mengalami penyiksaan keji oleh majikannya sendiri, R (44), dibantu rekannya sesama ART, M (22). Yang menyayat hati, korban bukan hanya dipukuli, tapi juga dipaksa memakan kotoran anjing, hanya karena satu hal sepele: lupa menutup kandang peliharaan. Peristiwa tragis ini berlangsung sejak April 2025 di rumah majikan, dan baru terungkap setelah korban berhasil melaporkan kejadian tersebut. Polisi bertindak cepat. Kedua pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka. BACA JUGA:Dicegah Naik Haji karena Nama ‘Gaddafi’, Pria Ini Buktikan Doa Bisa Ubah Takdir: Begini Kisahnya! Kekerasan Sistematis & Tekanan Psikis Menurut Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian, pelaku M mengaku ikut menyiksa korban karena mendapat tekanan dari R. “M merasa terpaksa karena diancam oleh R,” ujar AKP Debby, Senin (23/6/2025). Namun, alasan itu tak membuat perbuatannya bisa dibenarkan. Keduanya kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Netizen Murka: ‘Biadab! Ini Sudah Lewat Batas Kemanusiaan’ Kisah tragis ini langsung menyita perhatian publik dan viral di media sosial. Warganet geram dan mengecam keras tindakan sadis para pelaku: “Itu majikannya manusia atau bukan sih?” “Gantian suruh majikannya yang makan kotoran doggy!” “Manusia yang tak memanusiakan manusia... miris 😢” “Min, 20 tahun penjara lah minimal!” Kasus ini kembali membuka luka lama tentang nasib para ART yang sering berada di posisi tak berdaya. Banyak di antaranya tak berani bersuara karena takut kehilangan pekerjaan, padahal yang mereka terima bukan gaji, tapi siksaan fisik dan mental.(Wartabanjar.com/kompascom/berbagai sumber) editor: nur muhammad