MENGEJUTKAN! 24 Ribu Ton Uranium Terkubur di Kalimantan Barat, Netizen: "Jangan Sampai Didengar 9 Naga"
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM β Potensi energi masa depan Indonesia ternyata tersimpan di jantung Kalimantan Barat! PT PLN (Persero) melalui dokumen resmi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025β2034 mengungkap bahwa Indonesia memiliki cadangan uranium mencapai 24.112 ton yang tersebar di Kabupaten Melawi.
Uranium dan thorium ini disebut dapat digunakan sebagai bahan baku Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), menjadikan Kalimantan Barat salah satu wilayah strategis dalam pengembangan energi bersih nasional.
βSelain batu bara, terdapat juga potensi energi nuklir berupa uranium/thorium di Kabupaten Melawi yang dapat digunakan sebagai energi primer PLTN,β demikian isi dokumen RUPTL terbaru, dikutip Selasa (17/6/2025).
BACA JUGA:Polres Tanah Laut Raih Predikat Pelayanan Prima Nasional, Bukti Nyata Kepercayaan Publik!
Uranium Belum Bisa Dimanfaatkan
Meski potensi yang dimiliki luar biasa besar, pemanfaatan uranium sebagai energi primer masih terganjal regulasi. Saat ini, pemerintah belum menetapkan kebijakan final mengenai penggunaan energi nuklir untuk pembangkit listrik nasional.
Netizen Heboh: Dari Harapan Energi Masa Depan, Hingga Kekhawatiran Alam Dikeruk Habis
Kabar ini sontak memicu beragam reaksi netizen. Sebagian menyambut antusias potensi nuklir sebagai solusi krisis energi, sementara tak sedikit pula yang skeptis dan khawatir terhadap dampak lingkungan serta pengelolaan yang rawan korupsi:
"Kalimantan terussss ππ"
"Kalau emas dan uranium ditemukan, itu punya negara. Tapi kalau ganja di halaman, itu punya kita π"
"Jangan sampai didengar opung dan 9 naga, bisa-bisa hutan habis semua!"
"Tambang di mana-mana, rakyat tetap sengsara. Siapa yang untung?"
"Kapan rakyatnya yang benar-benar merasakan manfaatnya? Jangan cuma jadi buruh!"
Peringatan Dini: Jangan Sampai Uranium Jadi Kutukan Alam Kalimantan
Potensi luar biasa ini juga memicu kekhawatiran tentang kerusakan hutan dan eksploitasi lingkungan. Warganet mengingatkan agar pemerintah tidak mengulangi kesalahan dalam pengelolaan tambang dan perkebunan yang selama ini dinilai hanya menguntungkan segelintir pihak.
Cadangan uranium di Melawi bisa menjadi game-changer dalam transisi energi Indonesia. Namun, keberhasilan itu sangat bergantung pada transparansi, regulasi ketat, dan komitmen pemerintah menjaga kelestarian alam Kalimantan.(Wartabanjar.com/folkkalteng/berbagai sumber)
editor: nur muhammad