WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Seorang bocah laki-laki berusia sekitar 14 tahun nyaris meregang nyawa saat mencari ikan di kawasan Siring Kemuning, Jalan Mufakat, Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Rabu malam (18/6/2025) sekitar pukul 22.30 Wita. Remaja tersebut dilaporkan terjebak di bawah longsoran dinding siring saat sedang melakukan aktivitas mencari ikan secara tradisional, atau yang biasa disebut mangacal. Diduga, struktur dinding mengalami keretakan hingga akhirnya roboh dan menimpa tubuh korban yang berada tepat di bawahnya. BACA JUGA: Tim Rescue Bergerak Cepat Begitu menerima laporan dari warga, UPT Damkar Banjarbaru segera menerjunkan 1 unit tim rescue ke lokasi kejadian. Operasi penyelamatan dilakukan secara kolaboratif bersama BPBD Provinsi Kalsel dan Damkar Provinsi Kalimantan Selatan. Dengan teknik evakuasi yang penuh kehati-hatian, tim gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam kondisi selamat dan sadar. "Korban berhasil dievakuasi dengan aman meski tertimpa reruntuhan dinding siring. Kami berkoordinasi cepat bersama unsur Damkar dan BPBD Provinsi," terang salah satu petugas di lapangan. Warga Apresiasi Aksi Cepat, Dinding Siring Perlu Dievaluasi Insiden ini menjadi perhatian serius warga sekitar. Selain bersyukur atas keselamatan korban, mereka juga menyoroti kondisi infrastruktur siring yang dinilai mulai rapuh dan membahayakan, terutama saat digunakan masyarakat beraktivitas malam hari.(Wartabanjar.com/upt.damkar_banjarbaru/berbagai sumber) editor: nur muhammad