WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi berkarakter. Senin (16/6/2025), Bupati HST Samsul Rizal secara resmi meluncurkan Kurikulum Muatan Lokal Adab dan Sopan Santun untuk jenjang SD dan SMP, sekaligus menyerahkan kendaraan operasional kepada para tenaga pendidik. Peluncuran yang digelar di halaman Kantor Bupati HST ini menjadi tonggak penting dalam penguatan pendidikan karakter di daerah. Kurikulum ini merupakan inovasi Dinas Pendidikan HST guna membentuk siswa yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga santun, berakhlak mulia, dan menghormati orang tua serta guru. “Kurikulum ini adalah bentuk kepedulian kita. Anak-anak HST harus tumbuh bukan hanya cerdas secara ilmu, tapi juga halus budi pekertinya. Karena masa depan yang baik dibangun bukan hanya dengan kecerdasan, tapi juga dengan akhlak,” ujar Bupati Samsul Rizal dalam sambutannya. BACA JUGA:VIDEO VIRAL! Iran Serang Israel Lagi, Rudal Hipersonik Gempur Haifa: Korban Meningkat, Dunia Khawatir Tak hanya berhenti pada peluncuran kurikulum, Pemkab HST juga menyerahkan sejumlah kendaraan dinas operasional bagi guru dan pengawas sekolah. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung mobilitas dan pelayanan pendidikan, khususnya di wilayah terpencil dan sulit dijangkau. “Kita tahu perjuangan para guru dan pengawas di lapangan sangatlah berat. Maka hari ini, kami serahkan kendaraan operasional agar mereka bisa menjangkau sekolah-sekolah dengan lebih mudah, aman, dan nyaman,” tambahnya. Penyerahan kendaraan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan tenaga pendidik. Diharapkan, langkah ini dapat memperlancar kinerja para guru sekaligus menjadi penyemangat baru dalam mengabdi di dunia pendidikan. “Kami sadar, ini belum sebanding dengan pengabdian para guru. Tapi percayalah, ini adalah bentuk kasih sayang dan komitmen kami untuk terus hadir dalam perjuangan mencerdaskan anak-anak HST,” tutur Bupati Rizal dengan haru. Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi membangun Hulu Sungai Tengah menjadi daerah yang religius, sejahtera, dan bermartabat. “Saya tidak bisa berjalan sendiri. Mari kita bergandengan tangan membangun Banua yang lebih baik,” pungkasnya.(Wartabanjar.com/Adew) editor: nur muhammad