Belum ada rincian lengkap terkait insiden kehancuran dua F-35I tersebut. Namun, peristiwa ini disebut sebagai salah satu kemunduran paling signifikan dalam sejarah operasi militer udara Israel, terutama mengingat besarnya investasi dalam teknologi F-35I “Adir”.
Iran selama ini memang dikenal memiliki jaringan rudal permukaan ke udara (SAM) dan radar deteksi dini yang terus ditingkatkan, sebagian dikembangkan sendiri, sebagian didukung teknologi Rusia dan China.
Jika benar Iran mampu menjatuhkan dua unit F-35 yang selama ini diklaim “hantu di langit”, maka ini bisa mengubah peta kekuatan udara di Timur Tengah.(Wartabanjar.com/oposan.62/berbagai sumber)
#jettempur #israel #iran #wartabanjar
