https://youtube.com/shorts/gE194VctIzk KEKACAUAN HAJI 2025: Ribuan Jemaah Indonesia Terlantar dan Terpaksa Jalan Kaki dari Muzdalifah ke Mina WARTABANJAR.COM – Pelaksanaan ibadah haji 2025 diwarnai dengan kekacauan serius dalam hal transportasi dan akomodasi. Ribuan jemaah haji Indonesia terpaksa berjalan kaki sejauh 7 kilometer dari Muzdalifah ke Mina akibat keterlambatan bus pengangkut. Kondisi ini diperparah dengan kurangnya tenda di Mina, membuat banyak jemaah, termasuk lansia, terlantar dan beristirahat di pinggir jalan serta trotoar. Salah satu jemaah, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, turut mengalami kejadian ini. Dalam unggahan di media sosial, ia menyampaikan bahwa seluruh jemaah Indonesia harus berjalan kaki dari Muzdalifah ke Mina karena bus tidak kunjung datang. Ia berharap ada perbaikan signifikan dalam pelaksanaan ibadah haji di masa mendatang. Kejadian ini menimbulkan keprihatinan dan kritik dari berbagai pihak. Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI, Muslim Ayub, menyatakan bahwa kejadian ini sangat memprihatinkan dan menunjukkan adanya kekurangan dalam pelaksanaan haji yang perlu segera dievaluasi. Jarak antara Muzdalifah dan Mina sekitar 5 hingga 7 kilometer, yang biasanya ditempuh menggunakan bus. Namun, karena keterlambatan dan kemacetan, banyak jemaah terpaksa berjalan kaki dalam kondisi kelelahan dan suhu tinggi. Total jarak tempuh selama puncak ibadah haji, termasuk lempar jumrah, tawaf, dan sa’i, diperkirakan mencapai 33,65 kilometer. Kementerian Agama RI belum memberikan penjelasan resmi terkait penyebab keterlambatan bus dan kurangnya tenda di Mina. Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai kesiapan dan pengelolaan logistik dalam pelaksanaan ibadah haji, serta perlunya evaluasi menyeluruh untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.(Wartabanjar.com/terkinidotid/tiktok.com/detik/theacehpost/berbagai sumber) #haji2025 #haji #jemaahhajiindonesia #wartabanjar