Penataan Ulang PKL di Pasar Paringin: Pemkab Balangan Siapkan Kawasan Niaga Tertib dan Nyaman
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten Balangan terus berkomitmen membenahi kawasan Pasar Modern Paringin (Pasar Adaro) demi menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman.
Langkah konkret diwujudkan melalui peninjauan langsung di lapangan pada Kamis (5/6/2025), yang melibatkan tim gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Kepala Satpol PP Balangan, Noor Aspariah, menekankan bahwa penataan pedagang kaki lima (PKL) bukan bentuk pembatasan, tetapi justru langkah strategis untuk mewujudkan pasar yang lebih tertib dan aman bagi semua.
BACA JUGA:Jelang Iduladha 2025, Pemkab Balangan Sidak Harga dan Stok Pangan: Cabai Tembus Rp100 Ribu/Kg!
“Penataan ini bukan untuk melarang PKL, tapi untuk menciptakan ruang yang lebih layak dan teratur. Aktivitas dagang harus tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.
Dalam kunjungan itu, Wakil Bupati Balangan H. Akhmad Fauzi juga turut hadir, menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya koordinasi lintas instansi dalam mewujudkan kebijakan pasar yang humanis dan adil.
Pemerintah daerah menargetkan segera menyusun zona parkir dan area jualan yang lebih tertata, agar kenyamanan pengunjung dan kelancaran aktivitas perdagangan bisa berjalan seiring.
Noor Aspariah juga memastikan bahwa dialog dan pendekatan persuasif menjadi strategi utama dalam proses penataan ulang, meski tetap ada batas toleransi terhadap pelanggaran aturan.
“Kami akan duduk bersama Dishub, Disdag, dan instansi terkait untuk menyusun regulasi teknis yang tidak memberatkan. Tujuannya, pasar ini harus jadi tempat yang nyaman untuk pembeli dan pedagang,” ujarnya.
Sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat, Pasar Modern Paringin diproyeksikan menjadi ikon kawasan niaga yang tertib, representatif, dan mendukung wajah kota yang lebih rapi serta ramah pengunjung.(Wartabanjar.com/Alfi)
editor: nur muhammad