Empat Negara Asia yang Berpeluang Lolos ke Piala Dunia 2026: Uzbekistan, Korea Selatan, Yordania, dan Australia
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia semakin memanas. Dengan Jepang dan Iran telah memastikan tiket ke putaran final, perhatian kini tertuju pada empat negara yang berpeluang menyusul: Uzbekistan, Korea Selatan, Yordania, dan Australia. Masing-masing tim memiliki jalur dan tantangan tersendiri untuk mengamankan tempat di turnamen sepak bola terbesar dunia ini.
Uzbekistan berada di posisi kedua Grup A dengan 17 poin, hanya terpaut tiga angka dari Iran di puncak klasemen. Dengan dua laga tersisa melawan Uni Emirat Arab dan Qatar, Uzbekistan hanya membutuhkan satu kemenangan untuk memastikan debut mereka di Piala Dunia. Jika berhasil, ini akan menjadi pencapaian bersejarah bagi negara Asia Tengah tersebut.
Korea Selatan, salah satu kekuatan tradisional Asia, memimpin Grup B dengan 16 poin dari delapan pertandingan. Mereka hanya membutuhkan satu poin dari laga melawan Irak untuk memastikan partisipasi ke-11 mereka secara berturut-turut di Piala Dunia. Meskipun menghadapi tantangan dengan absennya bek andalan Kim Min-jae akibat cedera, peluang mereka tetap besar untuk lolos otomatis.
Yordania menjadi kejutan di kualifikasi kali ini. Menempati posisi kedua Grup B dengan 13 poin, mereka berpeluang besar lolos jika mampu mengalahkan Oman dan berharap Korea Selatan mengalahkan Irak. Setelah tampil sebagai finalis Piala Asia 2023, Yordania berambisi mencatat sejarah dengan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Australia berada di posisi kedua Grup C dengan 13 poin, tertinggal enam poin dari Jepang yang sudah lolos. Mereka akan menghadapi Jepang dan Saudi Arabia di dua laga terakhir. Kemenangan atas Jepang dan hasil positif lainnya akan memastikan tempat mereka di Piala Dunia. Namun, jika gagal, mereka masih memiliki peluang melalui babak kualifikasi tambahan.
Dengan delapan tiket langsung dan satu tempat melalui play-off tersedia untuk zona Asia, persaingan semakin ketat. Tim-tim peringkat ketiga dan keempat dari masing-masing grup masih memiliki kesempatan melalui babak kualifikasi tambahan untuk memperebutkan dua tiket otomatis tambahan serta satu jatah play-off antarkonfederasi. Hal ini membuat setiap pertandingan menjadi krusial dalam menentukan nasib mereka.
Bagi penggemar sepak bola di Asia, terutama Indonesia, perkembangan ini menjadi motivasi tersendiri. Meskipun Indonesia menghadapi tantangan berat di Grup C, semangat dan dukungan dari para suporter tetap menjadi kekuatan utama. Dengan persiapan yang matang dan semangat juang tinggi, bukan tidak mungkin Indonesia bisa mengikuti jejak negara-negara Asia lainnya di masa depan. (berbagai sumber/andi akbar)