WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan menunjukkan komitmen serius dalam menangani stunting melalui berbagai program nyata yang menjangkau hingga ke tingkat desa. Mulai dari penyediaan fasilitas hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kader stunting, menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Kepala DKP3 P2KB PMD Kabupaten Balangan, H. Bejo Prayogo, menyampaikan bahwa upaya penanganan stunting di Balangan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dilakukan secara sistematis dan menyeluruh. Baca Juga Data Pemilik dan Jumlah Bangunan Terbakar di Muara Kelayan “Pemerintah Kabupaten Balangan memberikan dukungan penuh dengan menyediakan kendaraan operasional bagi setiap bidan desa serta meningkatkan kapasitas para kader melalui pelatihan berkelanjutan,” ujarnya saat kegiatan Rembuk Stunting yang digelar di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Selasa (27/5/2025). Langkah progresif ini pun mendapat apresiasi dari Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Farah Adibah. Menurutnya, apa yang dilakukan Kabupaten Balangan patut dicontoh oleh daerah lain. “Fasilitas seperti laptop untuk kader dan pelatihan intensif tidak semua daerah mampu sediakan. Balangan luar biasa. Ini bukti nyata komitmen daerah, karena tidak semua bisa difasilitasi oleh pemerintah pusat. Sebagian besar merupakan tanggung jawab kabupaten/kota,” ungkap Farah.(Alfi) Editor Restu