Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Zaenudin, menegaskan bahwa video tersebut menjadi bukti penting bahwa duel telah direncanakan dan dipublikasikan secara live. Pihaknya akan menelusuri siapa saja yang terlibat, termasuk pemilik akun dan perekam video.
Catatan: Peristiwa ini menyoroti tren berbahaya di kalangan remaja yang memanfaatkan media sosial untuk menyiarkan aksi kekerasan. Pihak berwenang diimbau untuk meningkatkan pengawasan dan edukasi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(Wartabanjar.com/Wonosobo Zone/soloinfo/detik/berbagai sumber)
editor: nur muhammad

