KUCING KURIR NARKOBA Tertangkap di Penjara Kosta Rika, Ini Komen Lucu Netizen: “Sabar Ya, Meng…”
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, KOSTA RIKA – Sebuah insiden unik terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Pococí, Kosta Rika, ketika seekor kucing tertangkap membawa paket narkoba yang terdiri dari ganja dan heroin. Kucing tersebut ditemukan oleh petugas saat berkeliaran di area penjara dengan dua paket narkoba yang diikatkan pada tubuhnya.
Menurut laporan dari People.com, kejadian ini terjadi pada malam tanggal 13 Mei 2025. Petugas keamanan melihat kucing tersebut memanjat pagar kawat berduri dengan paket-paket yang terikat di punggungnya. Setelah ditangkap, ditemukan bahwa kucing itu membawa sekitar 236 gram ganja dan 68 gram heroin, serta lembaran kertas yang kemungkinan digunakan untuk membungkus narkoba.
Video yang dirilis oleh Kementerian Kehakiman dan Perdamaian Kosta Rika menunjukkan petugas penjara menggunakan gunting untuk melepaskan paket-paket tersebut dari tubuh kucing. Kucing tersebut kemudian diserahkan kepada Layanan Kesehatan Hewan Nasional untuk evaluasi lebih lanjut.
BACA JUGA:Dua Truk Tabrakan di Tanah Bumbu, Netizen Heboh: “Semoga Keluarganya Dilapangkan Dada”
Netizen Berkomentar Lucu
Kejadian ini memicu berbagai reaksi dari netizen yang memberikan komentar lucu dan simpatik terhadap kucing tersebut:
“Kasian miong nya di fitnah, sabar yah miong 😢”
“Ya.... Si emeng d penjara deh meng... Sabar ya meng...”
“😿 : pak saya cuma kurir paket jgn tangkap saya pak”
“Kira² berapa tahun penjara itu kucing nya”
“Lagi nyari dana itu dia buat ngawinin kucing betina sebrang rumahnye. Makanye terpaksa ambil job Kurir 😂”
Modus Lama dengan Pelaku Baru
Penggunaan hewan sebagai kurir narkoba bukanlah hal baru. Sebelumnya, kasus serupa terjadi di Panama pada tahun 2021, di mana seekor kucing putih tertangkap membawa narkoba ke dalam penjara Nueva Esperanza. Kucing tersebut membawa paket yang berisi kokain dan ganja yang diikatkan di lehernya.
Selain itu, di Sri Lanka pada tahun 2020, seekor kucing ditangkap karena membawa dua gram heroin dan kartu SIM ponsel ke dalam penjara.
Namun, kucing tersebut berhasil melarikan diri dari ruang tahanan sehari setelah ditangkap.
Penyelidikan Lebih Lanjut
Pihak berwenang Kosta Rika saat ini sedang menyelidiki siapa yang mungkin telah melatih dan mengirim kucing tersebut, serta kepada siapa narkoba itu ditujukan di dalam penjara. Kementerian Kehakiman dan Perdamaian menekankan bahwa metode seperti ini menunjukkan kreativitas sekaligus kekejaman dari mereka yang mencoba melanggar hukum.(Wartabanjar.com/People.com/CNN Indonesia/net2netnews.reborn)
editor: nur muhammad