WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Upaya mempererat sinergi antara aparat kepolisian dan elemen masyarakat kembali diperkuat oleh Polres Tanah Laut. Pada Selasa (20/5), Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menggelar pertemuan silaturahmi bersama para tokoh masyarakat di Joglo Wicaksono, Mapolres Tanah Laut. Pertemuan ini menjadi ajang strategis memperkuat komunikasi lintas sektor, dihadiri oleh tokoh-tokoh sentral dari berbagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta perwakilan dari LDII, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tanah Laut. Dalam sambutannya, Kapolres menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan sebagai benteng utama mencegah konflik sosial dan menjaga stabilitas wilayah. BACA JUGA:VIRAL! Satpol PP Depok Hancurkan Markas Ormas di GDC, Netizen: “Baru Kali Ini Saya Dukung!” “Sinergitas ini bukan hanya sekadar kerja sama, tetapi sebuah kemitraan strategis untuk mencegah potensi konflik sosial dan menjaga Tanah Laut tetap kondusif,” tegas AKBP Ricky Boy Siallagan. Setiap perwakilan forum diberikan kesempatan untuk memperkenalkan struktur organisasi serta menjelaskan peran mereka dalam menjaga kerukunan dan kewaspadaan masyarakat. Tak hanya itu, para tokoh juga menyampaikan dukungan penuh terhadap program-program Polres dan memberikan apresiasi atas kepemimpinan AKBP Ricky Boy yang dinilai terbuka dan responsif. Kegiatan silaturahmi ini dinilai sebagai langkah konkret dalam membangun komunikasi dua arah yang terbuka dan partisipatif. Melalui pemahaman bersama terhadap tugas dan fungsi masing-masing pihak, Polres Tanah Laut diharapkan semakin sigap dalam mendeteksi dan menangani potensi persoalan sosial maupun keagamaan di tengah masyarakat. Tingginya antusiasme dan apresiasi dari para tokoh masyarakat menjadi bukti bahwa kepercayaan publik terhadap Polres Tanah Laut terus tumbuh—sebuah modal sosial penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Tuntung Pandang.(Wartabanjar.com/Gazali) editor: nur muhammad