VIRAL! Pria Tendang Anak-anak yang Bermain di Masjid Saat Salat, Netizen: Gagal Ujian Kesabaran?
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, TEBING TINGGI – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi tidak terpuji seorang pria yang menendang anak-anak saat sedang melaksanakan salat di Masjid Baiturrahman, Tebing Tinggi, Sumatra Utara, Senin (12/5/2025).
Dalam unggahan akun Instagram @cakapviral.id, tampak pria tersebut masih dalam posisi salat ketika tiba-tiba melayangkan tendangan ke arah anak-anak yang sedang bermain di area masjid. Disebutkan dalam narasi video, kejadian semacam ini bukan yang pertama, bahkan beberapa anak dikabarkan pernah mengalami hal serupa, namun pihak keluarga memilih diam.
Tindakan pria ini menuai kritik dari warganet. Banyak yang menyayangkan tindakannya yang dianggap tidak mencerminkan akhlak seorang muslim, apalagi di dalam rumah ibadah.
BACA JUGA:Kecelakaan Hebat di Simpang Empat Karang Intan, Truk Terbalik dan Mobil Suzuki Ringsek
Komentar netizen pun membanjiri kolom unggahan:
“Bapak itu lahir langsung tua, nggak pernah jadi anak kecil.”
“Kalau anak-anak diusir dari masjid, nanti mereka lebih nyaman di tempat lain. Salah siapa?”
“Gagal ujian kesabaran. Shalatnya sah nggak kalau marah dalam hati?”
“Saya dulu kecil juga sering main di masjid. Tapi nggak pernah ditendang.”
Islam Ajarkan Lembut pada Anak-anak di Masjid
Kejadian ini pun mengundang refleksi tentang bagaimana Rasulullah SAW bersikap terhadap anak-anak di masjid. Dikisahkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Yaddad RA, Rasulullah pernah memanjangkan sujudnya karena cucunya, Hasan dan Husain, naik ke punggung beliau saat salat. Rasul tidak membentak atau menurunkan mereka dengan paksa, melainkan membiarkan mereka bermain hingga selesai.
Selain itu, Muhammad Al-Fatih, penakluk Konstantinopel, pernah berkata, “Jika suatu masa kamu tidak mendengar gelak tawa anak-anak di antara shaf salat, maka takutlah terhadap masa depan generasi muda saat itu.”
Ruang Refleksi untuk Semua
Meski bermain anak-anak di masjid kadang membuat sebagian jamaah terganggu, namun tindakan kekerasan bukanlah solusi. Masjid seharusnya menjadi tempat yang ramah anak dan pembelajaran keagamaan sejak dini. Banyak pihak menilai bahwa insiden ini adalah ujian kesabaran, bukan hanya bagi si bapak, tetapi juga bagi umat Islam secara umum dalam mendidik dan merangkul generasi penerus.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pengurus masjid terkait insiden tersebut. Namun, kejadian ini telah membuka diskusi publik yang luas mengenai pentingnya pendekatan penuh hikmah dalam menyikapi anak-anak di lingkungan masjid.(Wartabanjar.com/cakapviral.id/berbagai sumber)
editor: nur muhammad