Gerayangi Penumpang yang Masih di Bawah Umur, Sopir Taksi Online Diciduk, "Tak Ada Ampun untuk Predator Jalanan!"
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANDUNG – Tak ada tempat bagi predator seksual! Seorang sopir taksi online di Bandung akhirnya ditangkap setelah videonya melakukan pelecehan terhadap penumpang wanita viral di media sosial. Korban, yang masih duduk di bangku SMP, dengan cerdas merekam aksi bejat pelaku sebagai bukti kejahatan.
Insiden memalukan ini terjadi saat korban memesan layanan taksi online dari Manglayang, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, menuju Kompleks Boromeus. Pelaku berdalih pintu belakang rusak dan memaksa korban serta temannya duduk di depan.
Tanpa malu, pelaku memasangkan sabuk pengaman dengan tangan nyaris menyentuh dada korban. Tak lama kemudian, sambil menyetir, tangan kanannya meraba paha korban dan mengucapkan kalimat tak pantas. Semua terekam jelas melalui ponsel korban, dan videonya pun menyebar luas di media sosial lewat akun @info.cileunyi.
BACA JUGA:Diskualifikasi Paslon Pilkada Barito Utara: Terbukanya Pintu Harapan Baru bagi Pemimpin Bersih
Warganet langsung mengecam keras tindakan pelaku, menyebutnya sebagai predator yang harus dihukum berat.
Gerak Cepat Polisi, Pelaku Diciduk di Garut!
Unit Reskrim Polsek Cileunyi Polresta Bandung langsung bertindak. Setelah penyelidikan berdasarkan laporan dan bukti dari korban, serta koordinasi dengan Polsek setempat, pelaku berhasil diamankan di wilayah Kabupaten Garut.
Dalam video yang diunggah oleh pihak kepolisian, orang tua korban menyampaikan rasa terima kasih atas respon cepat dan tindakan tegas aparat. Mereka berharap pelaku dihukum seberat-beratnya agar memberi efek jera.
Tak Ada Tempat Aman Bagi Pelaku Kekerasan Seksual!
Polsek Cileunyi menghimbau masyarakat untuk tidak diam jika menjadi korban atau menyaksikan tindak kekerasan seksual. Segera laporkan ke pihak berwajib. Pelaku kejahatan seksual harus diproses hukum tanpa kompromi!
Ingat! Satu laporan Anda bisa menyelamatkan banyak korban lainnya. Jangan biarkan predator berkeliaran!(Wartabanjar.com/Polsek Cileunyi/net2netnews.rebornberbagai sumber)
editor: nur muhammad