7 Tim Berjuang Keluar dari Zona Degradasi, Ada Barito Putera

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Tujuh tim papan bawah bersaing ketat untuk memperebutkan tempat aman dan bertahan di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia Liga 1.

Tiga tim terbawah yang berada di posisi ke-16 hingga ke-17 musim ini akan turun ke Liga 2 dan posisinya digantikan tiga tim dari Liga 2, yakni PSIM Yogyakarta, Bhayangkara Presisi FC, dan Persijap Jepara.

Saat ini, tim yang berada di posisi yang paling berbahaya ialah PSS Sleman dan PSIS Semarang yang duduk di posisi ke-17 dan ke-18 dengan koleksi 25 poin.

Baca Juga

VIRAL! Sopir Truk di Sarolangun Bawa Preman Bergelantungan di Spion, Gegara Kesal Sering Dipalak

Secara matematis, dengan tiga laga tersisa mereka masih bisa naik hingga posisi ke-13 meskipun perlu berharap tim di atasnya gagal meraih poin.

Satu tim lain yang saat ini berada di zona degradasi ialah PS Barito Putera di posisi ke-16 dengan 30 poin.

Peluang tim berjuluk Laskar Antasari itu untuk tetap bermain di BRI Liga 1 musim depan jauh lebih besar ketimbang PSS Sleman dan PSIS Semarang.

Pasalnya, Barito Putera hanya terpaut satu poin dari Semen Padang FC di posisi ke-15 (31 poin), dua poin dengan Persis Solo (32) di posisi ke-14, dan tiga poin dari Madura United FC (33) di posisi ke-13.

Di posisi ke-12 ada Persik Kediri dengan torehan total 37 poin, yang mana secara matematis perolehan poinnya masih bisa dikejar Barito Putera. Namun, satu kemenangan saja di sisa tiga laga terakhir bisa memastikan Persik Kediri aman dari degradasi.

Dari tujuh tim yang posisinya belum aman saat ini, Semen Padang memiliki tren paling baik dengan tiga kemenangan beruntun dalam tiga laga terakhir mereka. Sementara itu, Persik Kediri masih belum menang dalam 13 pertandingan terakhir, begitupun dengan PSIS Semarang yang tanpa kemenangan dalam 11 laga terakhir.

Baca Juga :   Valentino Rossi Akhirnya Jajal Sirkuit Mandalika, The Doctor Bikin Heboh Warganet

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca