Setelah dibawa ke bengkel, montir menemukan bahwa isi tangki motornya tercampur air. Ia pun terpaksa mengeluarkan biaya servis sebesar Rp165 ribu.
“Asli, sarik banar. Cuma isi di situ langsung rusak. Dibongkar ternyata isinya banyu,” keluhnya kecewa.
Norainah berharap kejadian serupa tidak menimpa pengguna lain dan meminta agar pihak terkait segera memeriksa kualitas BBM yang dijual di SPBU Rica.(Wartabanjar.com/Alfi)
editor: nur muhammad







