WARTABANJAR.COM, BANJARBARU– Puncak perayaan Hari Jadi Kota Banjarbaru ke-26 berlangsung meriah dan penuh makna dengan penampilan spektakuler tari kolosal bertajuk “Menari Dalam Sejarah Banjarbaru,” Sabtu (26/4/2025).
Sebanyak 100 penari tampil memukau dalam pertunjukan yang mengisahkan perjalanan panjang kota Banjarbaru dari masa ke masa.
Tarian kolosal ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Banjarbaru bersama berbagai sanggar tari lokal.
Tari tersebut mengisahkan sejarah Kota Banjarbaru dari masa ketika daerah ini masih dikenal sebagai “Gunung Apam”, sebuah tempat singgah di tengah rimbunnya hutan dan perbukitan.
“Di tengah ilalang dan pohon-pohon rindang, berdiri sebuah warung sederhana di jalur penghubung Banjarmasin – Martapura,” lantun sang narator, mengiringi penampilan para penari.
Warung itu menjadi tempat persinggahan para penambang intan dan pelintas jalan, yang kerap menikmati kopi hangat dan wadai apam (kue apam) khas setempat.
Dari titik itulah, sejarah panjang Banjarbaru dimulai.







