WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Wakil Bupati Tanah Laut, H. Muhammad Zazuli mengatakan peran kepala sekolah sangat strategis dalam menggerakkan roda perubahan di lingkungan pendidikan, baik dari sisi manajerial sekolah, peningkatan kompetensi guru, hingga pembentukan karakter peserta didik. Kepala sekolah, sambungnya, harus menjadi agen perubahan, membangun ekosistem sekolah yang sehat, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan di acara Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMP se-Kalimantan Selatan di Gedung Balairung Tuntung Pandang, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Jumat (25/4/2025) malam. Pria yang akrab disapa sebagai Haji Uli ini juga menyatakan harapan besarnya forum tersebut bisa melahirkan rekomendasi konkret dan aplikatif guna menjawab tantangan mutu pendidikan di Kalimantan Selatan. “Saya berharap kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga ruang diskusi yang melahirkan solusi nyata atas berbagai persoalan pendidikan,” ujar Haji Uli. Ia juga mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Tanah Laut sebagai tuan rumah kegiatan MKKS ke-6 ini. Ia menyebut, kehadiran para kepala sekolah dari seluruh kabupaten/kota di Kalsel adalah kebanggaan tersendiri bagi Bumi Tuntung Pandang. Sementara itu, Ketua MKKS SMP se-Kalsel, Guntariadi, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut. Ia menyebut kehadiran langsung kepala daerah dalam forum MKKS merupakan yang pertama kali terjadi selama enam kali gelaran serupa. “Ini bukti nyata komitmen daerah terhadap dunia pendidikan. Kehadiran Pak Wakil Bupati sangat memotivasi kami,” ucap Guntariadi yang juga menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 1 Astambul. Selama dua hari pelaksanaan, para kepala sekolah akan mengikuti berbagai sesi diskusi, workshop, hingga penyusunan rumusan kebijakan strategis yang akan dibawa ke tingkat provinsi sebagai rekomendasi bersama. Kegiatan MKKS ini tidak hanya diwarnai dengan paparan materi, tetapi juga dialog terbuka mengenai isu-isu mendesak seperti pemerataan pendidikan, digitalisasi sekolah, serta peningkatan karakter siswa di tengah tantangan era global. “Kami ingin rekomendasi dari MKKS kali ini benar-benar membumi. Tidak sekadar konsep, tapi bisa langsung diterapkan di sekolah masing-masing,” pungkas Guntariadi. BACA JUGA: NERAKA DI TENGAH ISRAEL: Kobaran Api Landa Beit Shemesh, Ribuan Orang Dievakuasi Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan kepala sekolah, menjadi momen penting bagi dunia pendidikan, khususnya jenjang SMP di Kalimantan Selatan. (Gazali) Editor: Yayu