IRONI GLOBALISASI: Kaos ‘Boikot China’ untuk Amerika, Justru Diproduksi di Tiongkok

WARTABANJAR.COM – Bayangkan, kamu meneriakkan “Boikot China” sambil mengenakan kaos yang ternyata dibuat di Tiongkok. Lebih dari 100 ribu kaos dan topi bertuliskan “Boycott China” dilaporkan diproduksi oleh pabrik-pabrik di Provinsi Guangdong dan Zhejiang, kemudian diekspor ke Amerika Serikat.​

Fenomena ini menyoroti paradoks dalam era globalisasi, di mana prinsip boikot terhadap suatu negara justru berkontribusi pada perekonomian negara tersebut.​

Strategi Bisnis di Balik Paradoks

Menurut laporan South China Morning Post, sejak 2019, pabrik-pabrik di Tiongkok mengalami lonjakan pesanan hingga 30–40% untuk kaos bertuliskan slogan anti-China. Biaya produksinya hanya sekitar $1,50–$2 per kaos, tetapi dijual ke pasar Amerika Serikat seharga $10, menghasilkan margin keuntungan hingga 400%.

BACA JUGA: ​UPDATE Kebakaran Hebat Landa Israel, Mulai Hanguskan Yerusalem, Netizen: “Doa Kita Diijabah!”