Hebat! Barito Kuala Sabet Juara 1 se-Kalsel dalam Layanan KB MKJP, Lampaui Target Nasional
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, MARABAHAN – Prestasi membanggakan diraih Kabupaten Barito Kuala! Dalam program pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan reproduksi yang digelar serentak di enam pasar tradisional, Barito Kuala berhasil meraih penghargaan Terbaik I se-Kalimantan Selatan untuk capaian terbanyak dalam penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 26 Februari 2025 ini merupakan inisiatif dari Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Barito Kuala, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, pemerintah kecamatan, dan pengelola pasar.
Tercapai 379! Barito Kuala Lampaui Ekspektasi
Kegiatan pelayanan KB ini berlangsung serentak di enam kecamatan: Marabahan, Bakumpai, Tabukan, Mandastana, Alalak, dan Tamban, dengan target awal 350 akseptor. Namun hasilnya luar biasa: 379 akseptor berhasil dilayani atau 108% dari target. Dari jumlah tersebut, 103 akseptor memilih menggunakan KB MKJP seperti IUD, implan, dan kontrasepsi mantap (kontap).
BACA JUGA:Barito Kuala Jadi Pemda Tercepat Pertama Nasional Salurkan DAK Fisik 2025
Tak hanya pelayanan medis, program ini juga memberikan edukasi kesehatan reproduksi langsung di area pasar, menyasar pedagang dan pengunjung. Tujuannya jelas: meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya KB dan akses layanan yang mudah dijangkau.
Para tenaga medis, bidan, dan kader kesehatan dilibatkan penuh dalam kegiatan ini, memberikan layanan berkualitas dengan pendekatan ramah dan edukatif.
Barito Kuala Raih Penghargaan Terbaik
Atas keberhasilan luar biasa ini, Barito Kuala dinobatkan sebagai kabupaten dengan capaian MKJP tertinggi se-Kalimantan Selatan. Penghargaan diserahkan oleh Farah Adibah, S.IP., M.Si., perwakilan dari BKKBN Provinsi Kalsel, pada Senin (21/4/2025) di Balai Penyuluhan KB Guntung Manggis, Kota Banjarbaru.
Komitmen Barito Kuala
Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen Barito Kuala dalam mendekatkan layanan kesehatan reproduksi kepada masyarakat tidak hanya serius, tetapi juga berhasil. Inovasi masuk pasar ini terbukti efektif dalam menjangkau kelompok yang mungkin sulit mengakses layanan di fasilitas kesehatan konvensional.
“Kami ingin setiap warga, termasuk pedagang dan pengunjung pasar, punya akses yang mudah untuk mendapatkan layanan KB dan edukasi kesehatan,” ujar perwakilan DPPKBP3A Barito Kuala.(*/mcbatola)
editor: nur muhammad