WARTABANJAR.COM, JAKARTA- Demi mendukung kesuksesan panen raya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyediakan layanan iklim untuk ketahanan pangan nasional. Plt. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengatakan hal itu saat menghadiri panen raya serentak sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jati 7, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Senin (7/4/2025) lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari panen raya nasional yang digelar serentak di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Acara turut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat tinggi negara sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Kepala BMKG di acara ini menjadi wujud nyata dukungan lembaga terhadap sektor pertanian melalui penyediaan informasi cuaca dalam menghadapi perubahan iklim, serta mendukung petani melalui berbagai layanan, termasuk pelaksanaan program Sekolah Lapang Iklim (SLI) di berbagai daerah. BACA JUGA: Banjir Rob di Pesisir Kalsel Mulai Jam 6 Pagi Melalui SLI, para petani mendapatkan pelatihan langsung dalam memahami dan memanfaatkan informasi cuaca dan iklim guna merencanakan musim tanam, mengantisipasi risiko bencana seperti kekeringan dan banjir, serta meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Di hadapan petani, Presiden Prabowo kembali menekankan pentingnya peran petani sebagai tulang punggung bangsa dan negara. “Para petani adalah produsen pangan, tanpa pangan tidak ada negara, saya katakan berkali-kali, bertahun-tahun tanpa pangan tidak ada negara. Tanpa pangan, tidak ada NKRI,” ucap Presiden, dikutip dari laman BMKG, Senin (14/4/2025). Panen raya ini disambut antusias oleh para petani dan warga setempat. Presiden Prabowo turut menyapa petani serta mengoperasikan sejumlah alat pertanian modern, seperti combine harvester dan rotavator, sebagai simbol modernisasi pertanian. Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyaksikan langsung proses penyerapan gabah oleh Perum Bulog dari para petani. Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran kementerian dan lembaga atas kerja keras menjaga kestabilan harga dan ketersediaan stok pangan nasional. Keterlibatan BMKG dalam kegiatan panen raya ini menegaskan komitmen lembaga dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor, khususnya melalui dukungan informasi cuaca dan iklim yang akurat dan berkelanjutan, demi mewujudkan ketahanan pangan nasional yang tangguh. (yayu) Editor: Yayu