WARTABANJAR.COM, PALANGKA RAYA – Warganet dihebohkan dengan beredarnya sebuah video dramatis di media sosial Instagram yang memperlihatkan momen saat tim relawan berhasil menemukan korban serangan buaya di Sungai Mentaya, Sabtu (5/4/2025).
Dalam video yang diunggah akun @folkkalteng, disebutkan bahwa korban berhasil ditemukan setelah upaya pencarian intensif dilakukan oleh petugas gabungan dari Basarnas, kepolisian, dan relawan di perairan Sungai Mentaya, tepatnya di Desa Bapinang, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
BACA JUGA:Sampah Medis Ditemukan di TPS Banua Anyar, Ratu Sampah: Harus Ditangani Khusus!
Setelah pencarian tanpa henti, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sekitar Pulau Lepeh. Lokasi ini diketahui berada tak jauh dari titik awal korban dilaporkan hilang usai diterkam buaya.
“Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” tulis akun @folkkalteng dalam unggahannya.
Tragedi ini menjadi peringatan bagi warga yang beraktivitas di sekitar sungai untuk tetap waspada terhadap ancaman satwa liar, khususnya buaya yang dikenal masih banyak menghuni perairan Kalimantan.
Diterkam saat Mandi
Seorang warga Desa Bapinang, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dilaporkan hilang akibat diterkam buaya, pada Jumat (4/4/2025) pagi.
Informasi beredar, peristiwa itu terjadi pada pukul 09.00 WIB. Kejadian bermula saat korban bernama Sani (35), sedang beraktivitas berupa mandi di Sungai Mentaya.