WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengimbau para pemudik untuk melaporkan rumah yang ditinggalkan kepada kepolisian terdekat guna mendapatkan penjagaan ekstra dari potensi tindakan kriminal. Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya angka kejahatan selama musim mudik Lebaran. “Tentunya kami sama-sama mengingatkan, khususnya bagi mereka yang akan meninggalkan rumah, agar bisa menginformasikan ke kepolisian terdekat untuk kami patroli dan jaga bersama,” ujar Jenderal Sigit dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (28/3/2025) dikutip dari akun @mood.jakarta. BACA JUGA:Mandalay Airport Myanmar Mencekam! Penumpang Panik dan Berhamburan saat Gempa Magnitudo 7,7 Angka Kejahatan Saat Mudik Meningkat Tajam Berdasarkan data kepolisian tahun sebelumnya, kejahatan meningkat drastis selama periode mudik Lebaran. Tahun 2024, tercatat lebih dari 1.200 kasus pencurian rumah kosong di berbagai daerah, meningkat 30% dibanding tahun sebelumnya. Modus yang paling sering digunakan adalah pembobolan rumah dengan merusak kunci dan jendela. Tak hanya itu, kejahatan di jalan juga meningkat. Data menunjukkan terjadi 850 kasus pencopetan dan penjambretan, terutama di rest area dan terminal. Sementara itu, 400 kasus penipuan online juga dilaporkan, dengan modus tiket palsu dan layanan perjalanan fiktif. Polri Gelar Operasi Ketupat 2025 untuk Keamanan Pemudik Untuk mengantisipasi lonjakan kejahatan, Polri menggelar Operasi Ketupat 2025, yang melibatkan lebih dari 100.000 personel di seluruh Indonesia. Fokus operasi ini mencakup: Patroli intensif di kawasan perumahan yang ditinggal mudik Penjagaan ekstra di terminal, stasiun, bandara, dan rest area Penyediaan pos pengamanan dan pelayanan di jalur mudik utama Peningkatan pengawasan terhadap kejahatan siber terkait mudik “Polri berkomitmen memberikan berbagai layanan kepada pemudik agar bisa bermobilitas dengan aman dan nyaman selama perjalanan,” tegas Jenderal Sigit. BACA JUGA:Gempa Dahsyat di Myanmar! Sekolah Runtuh, Puluhan Anak Terjebak, RS Penuh Sesak Dengan meningkatnya potensi kejahatan, masyarakat diimbau untuk lebih waspada. Selain melaporkan rumah kosong ke polisi, pemudik juga disarankan memasang CCTV atau alarm keamanan, serta tidak menyebarkan informasi keberangkatan mudik di media sosial untuk menghindari incaran pelaku kejahatan. Polri juga membuka layanan aduan darurat yang bisa diakses melalui nomor 110 dan aplikasi POLRI Super App untuk melaporkan kejadian mencurigakan selama musim mudik.(Wartabanjar.com/mood.jakarta) editor: nur muhammad