WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Jelang Hari Raya Nyepi, umat Hindhu di Kota Banjarmasin menggelar upacara Melasti, di Pura Agung Jagat Natha, di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Banjarmasin Timur, Rabu (26/3) sore. Upacara melasti merupakan rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Sabtu (29/3) nanti. Melasti menjadi salah satu ritual penting dalam agama Hindu, untuk menyucikan diri dan alam semesta sebelum memasuki tahun baru Saka 1947. Baca Juga UPDATE H-6 Lebaran di Terminal Km 6 Banjarmasin, Arus Penumpang Meningkat 30 Persen Suasana yang penuh spiritualitas ini menjadi pemandangan yang sangat khas dari perayaan umat Hindu di Pura Agung Jagat Natha. Pandita Umat Hindhu, Ida Rsi Wiswamitra Pawitra Putra mengatakan, kegiatan melasti ini bertujuan sebagai upacara pembersihan diri manusia, dan juga alam semesta. “Kegiatan melasti ini kita awali dengan mengambil sejumput tanah di rumah masing-masing, kemudian tanah tersebut dilarutkan di sungai. Yang dimana tanah ini menyimbolkan sebagai kekotoran yang ada di lingkungan, jadi dengan simbol yang sedikit ini kita memohon kepada Tuhan, agar lingkungan bisa dibersihkan,” ujar Pandita. “Jadi kegiatan ini dilakukan seluruh umat Hindu yang ada di Indonesia, dengan harapannya lingkungan menjadi bersih, dan suci,” lanjutnya. “Dari sungai ini nantinya akan larut ke laut sebagai ujungnya, dimana di laut ini merupakan tempat melebur segala kekotoran-kekotoran dunia,” tambahnya. Dengan melasti ini, harap Ida Rsi, dunia dan alam semesta ini bisa menjadi suci dan bersih kembali. “Sehingga dunia ini bisa menjadi seimbang, karena keseimbangan yang kita perlukan dalam kita menjalankan kehidupan di dunia ini. Itulah inti dari upacara Melasti ini dilakukan,” harap Ida Rsi. Setelah kegiatan melasti ini, papar Ida Rsi, nantinya akan dilanjutkan dengan kegiatan atau upacara Tawur Kesange. “Upacara Tawur Kesange ini akan digelar pada Jumat (28/3) sore,” pungkasnya. (Iqnatius) Editor Restu