WARTABANJAR.COM, BONE - Kepala Satuan Narkoba Polres Bone, AKP Aswar, resmi dicopot dari jabatannya setelah diduga meminta uang damai puluhan juta rupiah kepada keluarga tersangka kasus narkotika. Kasus ini mencuat setelah percakapan WhatsApp yang diduga berisi permintaan uang tersebut viral di media sosial. Wakapolres Bone, Kompol Antonius, membenarkan pencopotan AKP Aswar dari jabatannya sebagai Kasat Narkoba. BACA JUGA:11 Tahun Menikah, Dude Harlino Bersyukur dan Merasa Tenang Berjodoh dengan Alyssa Soebandono "Iya, tadi pagi Polda Sulsel telah mengeluarkan surat perintah. AKP Aswar dinonaktifkan dari jabatannya per hari ini," kata Kompol Antonius, Rabu (12/3/2025) dikutip dari @portalsulsel. Dugaan Pungli Rp80 Juta Terbongkar Lewat Chat Viral Kasus ini bermula dari beredarnya percakapan WhatsApp yang diduga berasal dari AKP Aswar. Dalam percakapan tersebut, ia diduga meminta uang sebesar Rp70 juta kepada keluarga tersangka yang sebelumnya diamankan. Tak hanya itu, ia juga meminta tambahan Rp10 juta, sehingga total uang yang diminta mencapai Rp80 juta. Percakapan ini langsung menjadi sorotan publik dan memicu reaksi cepat dari kepolisian. Polda Sulsel segera mengambil tindakan dengan menonaktifkan AKP Aswar dari jabatannya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Jabatan Kasat Narkoba Polres Bone Resmi Digantikan Sebagai tindak lanjut pencopotan AKP Aswar, jabatan Kasat Narkoba Polres Bone kini diisi oleh AKP Irwandi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Barebbo. BACA JUGA:Akhirnya Kapolri dan Panglima TNI Kunjungi Keluarga 3 Polisi Tewas di Lampung, Janji Proses Hukum Tegas! "Kasat Narkoba AKP Aswar dinonaktifkan dan digantikan oleh AKP Irwandi," ujar Kompol Antonius. Kasus ini menjadi peringatan bagi aparat penegak hukum agar tetap menjunjung tinggi integritas dan tidak menyalahgunakan wewenang. Publik kini menantikan hasil pemeriksaan lebih lanjut terhadap AKP Aswar dan langkah tegas kepolisian dalam menangani kasus ini.(Wartabanjar.com/@portalsulsel) editor: nur muhammad