WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Dalam rangka Safari Ramadhan, Bupati Tanah Laut H. Rahmat beserta Wakil Bupati dan jajaran pemerintah daerah mengunjungi Masjid Al Mujahirin di Desa Batu Mulya, Kecamatan Panyipatan, pada Jumat (14/03/2025) sore. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga sebagai sarana untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan menyerahkan hibah sekitar Rp600 juta dari pemerintah daerah. Dalam sambutannya, Bupati H. Rahmat menyoroti kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Panyipatan yang menjadi keluhan utama warga. "Tadi kepala desa sedikit menyinggung masalah pengaspalan jalan. Atas izin Allah, saya melewati jalan di sini, dan perasaan saya, jalan ini sudah diperbaiki sejak bulan Juli lalu," ungkapnya. Ia menambahkan bahwa jalan di Panyipatan mengalami dampak dari efisiensi anggaran yang mengakibatkan pemotongan dana secara langsung. BACA JUGA:Safari Ramadhan di Desa Maluka Baulin: H Zazuli Tegaskan Komitmen Pemkab Tanah Laut untuk Masyarakat Kurau Namun, Bupati Rahmat berkomitmen untuk mencari solusi guna memperbaiki jalan di wilayah tersebut dengan menggunakan sumber anggaran lain. "Insyaallah, jalan di Panyipatan ini akan diperbaiki. Tolong sama-sama mengingatkan agar jalan ini kita gunakan dengan baik," ujarnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga jalan desa dan kota agar tetap dalam kondisi baik, serta menegaskan bahwa setiap perusahaan yang menggunakan jalan tersebut harus mematuhi ketentuan yang berlaku. Komitmen Pemkab Tanah Laut dalam Pembangunan Infrastruktur Bupati Rahmat menekankan pentingnya infrastruktur yang baik untuk mendukung perekonomian dan mobilitas masyarakat. Pemerintah daerah akan terus berupaya mencari solusi agar perbaikan jalan dapat terealisasi tanpa terganggu oleh keterbatasan anggaran. Safari Ramadhan ini diharapkan dapat membawa manfaat dan berkah bagi seluruh masyarakat. "Kami berharap semoga kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi dan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat," tutup Bupati Rahmat. Meskipun ingin mengunjungi semua desa, keterbatasan waktu membuat mereka memutuskan untuk mengunjungi satu desa per kecamatan. Dengan semangat kebersamaan dan harapan yang tinggi, Safari Ramadhan ini menjadi momentum penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat di Tanah Laut.(Wartabanjar.com/Gazali) editor: nur muhammad