VIRAL! Pengusaha Ternama Jadi 'Koboi Jalanan' di Kota Baru, Tenteng Pistol dan Rusak Mobil Warga
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM – Sebuah video viral di Instagram menampilkan aksi premanisme yang diduga dilakukan oleh Hartono Soekwanto, seorang pengusaha ternama yang kini dijuluki "koboi jalanan" di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.
Aksi pelaku yang diduga membawa senjata api atau pistol tersebut semakin menghebohkan dunia maya, terutama setelah Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni, membagikan video kejadian melalui akun Instagram pribadinya, @ahmadsahroni88.
Kronologi Kejadian
Dalam rekaman video berdurasi satu menit, terlihat Hartono—pria berbadan besar dan gempal—dengan agresif menggedor-gedor pintu mobil yang dikendarai seorang perempuan. Ia mencoba membuka pintu secara paksa sambil mengacungkan jari tengah, menunjukkan sikap intimidatif.
Setelah gagal membuka pintu di sisi kiri, ia berpindah ke sisi kanan dan kembali berusaha dengan kekerasan. Akibatnya, kaca mobil pecah setelah Hartono menggunakan benda tajam yang diduga merupakan pisau. Sopir dan penumpang di dalam kendaraan hanya bisa menyaksikan aksi emosional tersebut.
Tindakan dan Reaksi Pihak Berwajib
Kejadian dilaporkan terjadi pada Minggu (2/3/2025) siang. Setelah video viral beredar, Hartono mendatangi Mapolres Cimahi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pihak kepolisian pun segera melakukan pemeriksaan.
Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, mengonfirmasi bahwa Hartono telah diamankan dan keterangan dari kedua belah pihak—korban dan pelaku—sedang diproses. "Korban sudah melapor, sementara kami melakukan pemeriksaan kedua belah pihak. Peristiwanya terjadi sekitar jam 2 siang di wilayah Kota Baru Parahyangan," jelasnya.
Siapa Hartono Soekwanto?
Hartono dikenal sebagai kolektor ikan koi ternama. Ia merupakan orang Indonesia pertama yang meraih gelar Grand Champion pada Nishikigoi Off the World 2013 di Jepang dengan ikan koi jenis Kohaku yang diberi nama Mu-Lan Legend.
Keberhasilan internasional tersebut mendorong peningkatan kualitas budidaya ikan koi lokal. Selain itu, Hartono juga aktif dalam organisasi koi dan pernah menjabat sebagai Presiden Zen Nippon Airinkai (ZNA) Bandung Chapter pada tahun 2019. Di bawah kepemimpinannya, ZNA Bandung Chapter mencetak rekor dunia di All Indonesia Koi Show 2019 dengan fish entry sebanyak 4.467 ekor, menjadikannya kontes koi terbesar dalam sejarah Indonesia yang tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Dugaan Motif dan Dampak Aksi
Menurut keterangan awal dari kepolisian, motif di balik aksi Hartono masih dalam penyelidikan. Korban melaporkan perusakan kendaraan dan merasa terancam oleh tindakan agresif yang dilakukan pelaku. Dugaan awal menyebutkan bahwa pelaporan dilakukan karena kerusakan pada kendaraan yang ditimbulkan.
Masyarakat mengharapkan agar pihak berwajib segera menemukan kejelasan dan memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam kasus ini.
WARTABANJAR.COM akan terus memantau perkembangan kasus dan menyajikan informasi terkini terkait insiden yang menggemparkan ini.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad