WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Walau sudah sebulan ibundanya, Emilia Contessa meninggal dunia, penyanyi Denada masih merasa kehilangan. Duka mendalam masih dirasakannya. Bahkan Denada mengaku hatinya sangat hancur setelah kepergian sang ibunda. "Kata yang paling tepat mungkin heartbroken," ungkap Denada saat menjadi bintang tamu sebuah acara TV, Rabu (26/2/2025), dikutip Kamis (27/2/2025). Ia menceritakan momen saat mendapat kabar ibundanya meninggal dunia. Kala itu, Denada tengah berada di lokasi syuting. Ibu satu anak itu sudah mengetahui ibundanya tengah berada di rumah sakit, namun ia tak menyangka ibunya akan pergi untuk selamanya. "Aku dapat kabar itu ketika lagi kerja, lagi tapping, tapi mau lanjut live. Sebenarnya dari mulai tapping itu aku udah tahu mama di rumah sakit, tapi nggak ada yang ngira karena mama udah lama mengidap diabetes juga. Jadi, kadang-kadang harus ke rumah sakit ketemu dokter," tuturnya. BACA JUGA: Ini Bacaan Niat Puasa Ramadan Satu Bulan Penuh Mendengar ibunya telah tiada, air matanya kala itu langsung jatuh lalu langsung bergegas pergi ke Banyuwangi, kota tempat tinggal ibunya. Setibanya di Banyuwangi, Denada harus melanjutkan perjalanan darat dengan menyetir mobil sendiri menuju kediaman sang ibunda. "Aku nyetir, turun dari mobil udah nggak parkir, saking cepat-cepat melihat mama. Aku nggak liat siapa-siapa, aku sebisa mungkin, secepat mungkin bisa lihat dia," kenang Denada. Ketika melihat wajah ibunya sudah tiada, ia merasa senang sebab sang bunda tampak  cantik, tersenyum dan semuanya rapi. “Maksudnya,  aku pada saat melihat dia, wanginya masih wanginya dia karena belum dimandiin ya. Dia kayak orang tidur aja, mulai dari aku sampai, aku duduk di sebelah mama dua jam lebih, aku cuma duduk, ngobrol, aku sayang-sayang, aku peluk cium," sambungnya. Emilia Contessa, penyanyi senior Indonesia yang juga ibu kandung Denada, meninggal dunia pada Senin (27/1/2025) lalu di Kota Banyuwangi, Jawa Timur, pada usia 67 tahun akibat penyakit diabetes. (berbagai sumber) Editor: Yayu