Masih Ada Anak Putus Sekolah, Disdikbud dan PT Adaro Salurkan Kartu Balangan Pintar Tahap 2
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PARINGIN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Balangan kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyaluran program Kartu Balangan Pintar (KBP) tahap kedua.
Program ini disalurkan pada Kamis (27/2/2025) di Gedung Mayang Maurai, Kecamatan Paringin, bekerja sama dengan PT Adaro Indonesia melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) tahun anggaran 2024.
Sebanyak 135 siswa menerima manfaat dari program ini, yang terdiri dari 84 siswa SD, 21 siswa MI, dan 30 siswa SMP. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua dalam menyediakan kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.
BACA JUGA:Siap-Siap, Warga Balangan! PLN Umumkan Pemadaman Listrik
Kepala Disdikbud Balangan, H Abiji, menyampaikan apresiasi mendalam kepada PT Adaro Indonesia atas dukungannya dalam pelaksanaan program KBP.
Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas di Balangan.
"Kami sangat mengapresiasi kontribusi PT Adaro Indonesia dalam program ini. Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut dan semakin ditingkatkan untuk mendukung pendidikan yang lebih baik di Balangan," ujar H Abiji.
Sementara itu, CSR Section Head Program PT Adaro Indonesia, Aan Nurhadi, menekankan bahwa program KBP ini bertujuan untuk mengurangi angka putus sekolah di Balangan.
"Angka partisipasi sekolah di Balangan masih sekitar 80 persen. Masih ada anak-anak yang terpaksa berhenti sekolah karena keterbatasan sarana pendukung. Melalui program KBP ini, kami ingin membantu mereka agar tetap semangat melanjutkan pendidikan," jelas Aan Nurhadi.
Selain bantuan finansial, program KBP juga mencakup penyediaan perlengkapan sekolah seperti seragam, sepatu, dan alat tulis. Dengan dukungan ini, diharapkan siswa lebih termotivasi untuk menyelesaikan pendidikan dasar 12 tahun.
Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Balangan dan PT Adaro Indonesia ini diharapkan menjadi upaya berkelanjutan dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Balangan, sekaligus menciptakan generasi muda yang cerdas dan berdaya saing.(Wartabanjar.com/Alfi)
editor: nur muhammad