WARTABANJAR.COM, BATULICIN- Arboretum At-Ta’if yang baru saja diresmikan memiliki 17 jenis spesies tanaman kayu, 29 spesies MPTS dan 11 spesies tanaman hias.
Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu, Laili Hartati mewakili Kepala DLH, Rahmat Prapto Udoyo mengatakan bahwa Arboretum ini merupakan kebun botani atau wadah mengoleksi tumbuh-tumbuhan dari berbagai spesies. "Tumbuhannya ada jenis semak, perdu sampai pohon. Arboretum ini dimaksudkan sebagai wadah pelestarian berbagai jenis tumbuhan," ujarnya. Tujuan utama pembentukan Arboretum At-Ta’if ini adalah konservasi dan pendidikan ilmiah untuk mendekatkan kita dengan berbagai macam tumbuhan di sekitar. Pemkab Tanbu Perkenalkan Arboretum At-Ta'if Guna mengenalkan Arboretum At-Ta’if secara lebih luas lagi ke masyarakat, Pemkab Tanbu melakukan upaya di antaranya adalah dengan menyebarkannya melalui media sosial. Arboretum ini bisa menjadi pilihan berkunjung bagi masyarakat yang ingin mengenal jenis tumbuhan meskipun umur tanaman masih muda. BACA JUGA: Buron 3 Tahun! Pelaku Pencabulan di Batola Ditangkap di Kutai Timur, Korban Melahirkan Bayi 8 Bulan Koleksi Tanaman di Arboretum At-Ta'if Tanaman Kayu: Sengon, Trembesi, Mahoni, Jabon, Spathodea, Tabebuya, Alaban,Anglai/Merbau, Meranti Merah. Keruing, Balangkasuwa, Pulantan/Pulai, Tengkawang, Sardang, Bitti, Mersawa, pakis Brazil (Solobium). Tanaman Multy Purpose Tree Species (MPTS): Durian, Alpukat, Jeruk, Nangka, Cempedak, Nangkadak, Mangga, Sirsak, Rambutan. Kelengkeng, Belimbing, Kedondong, Matoa, Petai, Jengkol, Melinjo, Pempakin, Mantuala, Jambu Air, Jambu Bij, Kacang Puri, Cempaka. Sawo, Duku, Manggis, Kayu Manis, Kelapa Gading, Kelapa Genjah Entog, Pinang. Tanaman Hias: Bougenvile, Rembusa Hijau, Rembusa Varigata, Palem Sikas, Palem Merah, Palem Kuning, Pucuk Merah, Puring Merah, Puring Kuning, Cemara, Pisang Kipas. Jenis-jenis tumbuhan yang ditanam ini berasal dari jenis tumbuhan konservasi, jenis endemik dan MPTS. “Harapan ke depannya akan ada penambahan secara bertahap jenis-jenis lain yang belum terdapat di Arboretum ini,” ungkap Laili Hartati lagi, Senin (20/01/2025) pukul 19.19 Wita. (fit/mc tanbu)
Editor: Yayu