Tragedi Pesawat Jatuh di California! Hantam Gedung dan Sebabkan 2 Tewas, 18 Luka-Luka
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, CALIFORNIA – Sebuah insiden tragis mengguncang California Selatan pada Kamis (2/1/2025), ketika sebuah pesawat kecil jatuh dan menghantam sebuah gedung komersial di dekat Bandara Kota Fullerton, Kabupaten Orange. Kecelakaan ini menewaskan dua orang dan melukai 18 lainnya.
Laporan kecelakaan diterima pihak kepolisian sekitar pukul 14.09 waktu setempat. Menurut Juru Bicara Kepolisian Fullerton, Kristy Wells, petugas pemadam kebakaran dan polisi langsung bergerak cepat ke lokasi untuk memadamkan api dan mengevakuasi area sekitar.
Kerusakan Gedung dan Korban Luka
Gedung yang dihantam pesawat diketahui merupakan gudang milik Michael Nicholas Designs, perusahaan manufaktur pelapis furnitur. Kebakaran yang ditimbulkan merusak gudang berisi mesin jahit dan persediaan tekstil.
Sebanyak 10 korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif, sementara delapan lainnya mengalami luka ringan dan diperbolehkan pulang. "Ada dua korban tewas yang telah terkonfirmasi," ujar Wells.
BACA JUGA: Turut Prihatin dengan Nasib Tragis Para Korban Pesawat Jeju Air, J-Hope BTS Sumbang 100 Juta Won
Detik-Detik Jatuhnya Pesawat
Hingga kini, jenis pesawat yang mengalami kecelakaan belum diketahui secara pasti. Namun, situs pelacakan penerbangan FlightAware melaporkan bahwa pesawat mesin tunggal dengan empat kursi jatuh hanya satu menit setelah lepas landas.
Rekaman CCTV dari pabrik roda Rucci Forge, yang berlokasi di seberang gedung, menunjukkan momen mengerikan ketika pesawat jatuh dalam posisi miring, memicu ledakan besar yang disertai asap hitam pekat.
Lokasi dan Riwayat Kecelakaan
Kecelakaan ini terjadi di sekitar Bandara Kota Fullerton, yang terletak sekitar 10 kilometer dari Disneyland. Bandara ini memiliki satu landasan pacu dan satu heliport, dikelilingi oleh kawasan permukiman, jalur kereta Metrolink, dan gudang komersial.
Tragedi ini mengingatkan pada insiden serupa yang terjadi pada November 2024, ketika sebuah pesawat empat kursi menabrak pohon setengah mil dari bandara saat melakukan pendaratan darurat.
Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. (Wartabanjar.com/beritasatu.com)
editor: nur muhammad