WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Anggota DPRD Balangan, Fathurrahman, turut hadir dalam peringatan Haul ke-31 KH Tirmiji bin H Sa'alahudin di Desa Nungka, Kecamatan Awayan, Sabtu (28/12/2024). Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Balangan H. Abdul Hadi, para habaib, ulama, tokoh masyarakat, dan warga setempat yang antusias mengenang jasa almarhum KH. Tirmiji dalam menyebarkan ajaran Islam di wilayah tersebut. BACA JUGA:Anggota Komisi III DPRD Balangan Ucapkan Selamat atas Kemenangan Abdul Hadi dan Akhmad Fauzi di Pilkada Balangan Fathurrahman, yang menjabat sebagai anggota DPRD Balangan dari Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2024-2029, menyatakan bahwa kehadirannya adalah bentuk penghormatan kepada ulama besar yang telah berjasa dalam membimbing masyarakat. "Ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada almarhum KH. Tirmiji, tetapi juga bagian dari komitmen saya kepada masyarakat di dapil saya. Tradisi keagamaan seperti haulan ini harus terus dilestarikan karena memiliki nilai spiritual yang tinggi dan mempererat hubungan sosial," ungkap Fathurrahman. Sebagai wakil rakyat yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) tersebut, ia juga menegaskan tanggung jawabnya untuk mendukung kegiatan keagamaan sebagai wujud kedekatan dengan masyarakat. Momentum Mengenang Jasa KH Tirmiji Peringatan haul ini diramaikan dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti pembacaan maulid, tahlil, dan ceramah agama. Warga Desa Nungka dan sekitarnya berbondong-bondong hadir untuk menunjukkan kecintaan dan penghormatan kepada KH Tirmiji. KH. Tirmiji bin H. Sa'alahudin dikenal sebagai ulama kharismatik yang berperan besar dalam pengembangan pendidikan Islam di Kabupaten Balangan. Peringatan haul ini menjadi momen penting untuk mengenang perjuangan beliau dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang membawa kedamaian dan keharmonisan di masyarakat. Kehadiran Fathurrahman dalam acara ini mendapat apresiasi dari warga Desa Nungka. Mereka berharap tradisi keagamaan seperti haulan ini terus didukung dan dilestarikan oleh para pemimpin daerah sebagai warisan budaya yang sarat nilai spiritual.(Wartabanjar.com/Alfi) editor: nur muhammad