Cekcok Mengerikan di Tanah Laut! Seorang Pemuda Dibacok, Luka di Siku dan Telapak Tangan Nyaris Putus
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Perselisihan mulut berubah menjadi insiden berdarah di Desa Simpangempat Sungaibaru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, Sabtu (14/12/2024). Akibat pertikaian tersebut, seorang pria bernama Hendra (36) mengalami luka parah hingga telapak tangan kirinya terbelah dan nyaris terputus.
Tak hanya itu, lengan kanan korban juga mengalami luka bacokan serius, dengan robekan memanjang hingga menganga di bagian depan siku.
BACA JUGA:Siap Hadapi Pilkada 2024 Tanah Laut, Polres Tala Gelar Latihan Pengendalian Massa
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi dari Polsek Jorong, korban yang merupakan karyawan swasta asal Dusun 2 Desa Simpangempat Sungaibaru, terlibat cekcok dengan pelaku bernama Supriyatin (34).
Pelaku yang berprofesi sebagai petani tercatat memiliki KTP sebagai warga Dusun 1 Desa Simpangempat Sungaibaru, namun sehari-hari tinggal di Desa Salaman, Kecamatan Kintap.
Usai kejadian, korban segera dievakuasi ke RSUD KH Mansyur di Kintap untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kepala Desa Buka Suara
Kepala Desa Simpangempat Sungaibaru, Heriyanto, membenarkan adanya kejadian berdarah tersebut. "Korban mengalami luka parah di telapak tangan dan lengan. Saat ini dia sedang dirawat," ujarnya.
Heriyanto menjelaskan bahwa pelaku dikenal sering berpindah tempat antara Desa Simpangempat dan Desa Salaman.
Namun, ia tidak mengetahui secara pasti apakah korban dan pelaku memiliki hubungan dekat. "Mungkin mereka saling kenal, tetapi saya tidak tahu detailnya," katanya.
BACA JUGA:47 Kasus Narkoba Berhasil Diungkap Polres Tala Dalam Operasi Antik Intan 2024
Penanganan Kasus
Petugas bersama kepala dusun setempat langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mengamankan situasi dan mengumpulkan informasi. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab cekcok yang memicu aksi pembacokan brutal tersebut.
Polsek Jorong terus menyelidiki kasus ini, termasuk motif pelaku dan kemungkinan adanya latar belakang lain di balik peristiwa tersebut. Warga diimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada pihak berwajib.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad