WARTABANJAR.COM, DELI SERDANG – Penemuan mayat wanita di perkebunan kelapa sawit Dusun 21, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Deli Serdang, Kamis (12/12/2024), menggegerkan warga setempat. Bagaimana tidak, wanita ini ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan wajah rusak dan pisau masih tertancap di perutnya, diduga kuat sebagai korban pembunuhan. Kronologi Seperti dikutip di Beritasatu.com, jasad yang kemudian diidentifikasi sebagai Tiar Martha Situngkir (39), pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang sedang mencari bebek di area perkebunan sawit sekitar pukul 08.00 WIB. Mereka segera melaporkan penemuan tersebut kepada orang tua mereka, yang kemudian menghubungi kepala dusun setempat. BACA JUGA:Kronologi Penangkapan Pelaku Pembunuhan di Warung Malam Jalan Gubernur Soebardjo Saat ditemukan, korban tergeletak telentang dengan pakaian lengkap. Wajahnya lebam penuh darah, sementara pisau masih menancap di perutnya. Kondisi ini langsung mengundang perhatian warga yang berbondong-bondong datang ke lokasi untuk melihat langsung. Keterangan Saksi Kepala Dusun 20 Desa Sampali, Zulfan, yang turut menyaksikan penemuan, mengungkapkan keterkejutannya. “Kondisinya sangat mengenaskan. Di perutnya ada pisau yang masih tertancap, dan wajahnya sudah rusak. Melihat situasinya, ini kemungkinan besar adalah pembunuhan,” kata Zulfan. Pihak keluarga korban yang datang ke lokasi tak kuasa menahan tangis. Mereka mengonfirmasi identitas korban sebagai Tiar Martha Situngkir, warga Desa Sampali. Petugas Unit Reskrim Kepolisian Sektor Medan Tembung dan tim inafis Polrestabes Medan segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Mereka juga memeriksa saksi-saksi di sekitar TKP dan mengumpulkan bukti-bukti awal. Jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk keperluan autopsi, guna mengungkap penyebab pasti kematian. Dugaan Pembunuhan Saat ini, kasus penemuan mayat mengenaskan tersebut tengah dalam penyelidikan intensif oleh Kepolisian Sektor Medan Tembung dan Polrestabes Medan. BACA JUGA:Bantah Nota Pembelaan Yudha Arfandi, JPU Tetap Tuntut Vonis Mati Atas Pembunuhan Putra Artis Tamara Tyasmara Dugaan sementara mengarah pada pembunuhan, tetapi polisi masih mengumpulkan lebih banyak bukti dan keterangan untuk mengungkap motif di balik kejadian tragis ini. Penemuan ini menambah daftar panjang kasus kriminal yang terjadi di wilayah tersebut. Warga berharap pihak berwenang dapat segera mengungkap pelaku dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.(Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad