Anak Bunuh Ayah di Tapin Ternyata Gara-Gara Rp100 Ribu, Polisi: Pelaku Sadar saat Menikam
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, RANTAU – Warga Kelurahan Rantau Kanan, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, digegerkan dengan tragedi pembunuhan seorang ayah oleh anak kandungnya sendiri, Minggu (8/12/2024) sekitar pukul 12.00 Wita. Kasus ini akhirnya terungkap, dan motifnya sungguh mengejutkan, hanya karena uang Rp100 ribu.
BACA JUGA:UPDATE Kasus Anak Bunuh Ayah di Tapin Kalsel, Motifnya Masih Misterius, Polisi Janji Ungkap Fakta
Pelaku berinisial MRS (26) tega menikam ayah kandungnya, SR (67), hanya karena sebuah masalah sepele. Menurut keterangan Kapolres Tapin melalui Kasat Reskrim Polres Tapin, AKP Zuhri Muhammad, tragedi ini bermula saat MRS meminta uang Rp100 ribu kepada ayahnya.
"Permintaan uang itu dipenuhi oleh korban. Namun, sambil memberikan uang, korban mengeluarkan kata-kata yang dianggap kasar oleh pelaku, sehingga pelaku naik pitam," ujar AKP Zuhri dikurip dari akun @humas polres tapin, Kamis (12/12/2024).
Merasa tersinggung, pelaku tak jadi mengambil uang yang diberikan dan justru melakukan tindakan brutal. Ia menikam ayahnya sendiri dengan menggunakan belati.
“Setelah melakukan penikaman, pelaku keluar dari ruko tempat kejadian untuk membersihkan diri,” tambahnya.
Pelaku Dinyatakan Normal Secara Kejiwaan
Dalam penyelidikan lebih lanjut, polisi memeriksa kondisi kejiwaan MRS. Hasilnya, pelaku dinyatakan normal dan tidak berada di bawah pengaruh narkotika atau alkohol saat insiden berlangsung.
BACA JUGA:Terungkap, Motif Pemicu Anak Bunuh Ayah Kandung di Tapin
"Pelaku sadar sepenuhnya bahwa korban yang ditikamnya adalah ayah kandungnya sendiri. Pemeriksaan kejiwaan menunjukkan pelaku dalam keadaan normal," ungkap AKP Zuhri.
Peristiwa tragis ini menjadi peringatan keras akan pentingnya pengendalian emosi dalam hubungan keluarga. Kasus ini kini dalam proses hukum lebih lanjut, dan pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad