WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Dalam langkah mengejutkan, pengusaha sekaligus adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan rencana kenaikan gaji hakim yang telah dibahas bersama Presiden. Hashim menyatakan, pembahasan ini menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat gaji hakim belum mengalami kenaikan signifikan sejak 2012. BACA JUGA:Presiden Prabowo Subianto Pasang Target Tahun 2026 Kemiskinan 0% dan Genjot Pariwisata "Saya sudah berbicara dengan Pak Prabowo, dan beliau sepakat bahwa gaji hakim perlu dinaikkan," ujar Hashim dalam keterangannya seperti dikutip di Inilahkalsel.com. Gaji Hakim Diajukan Naik 100 Persen Menurut Hashim, permintaan kenaikan gaji sebesar 100 persen telah diajukan oleh para hakim. Namun, keputusan akhir akan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kesiapan anggaran negara. "Presiden akan melakukan review terlebih dahulu. Mungkin dalam enam bulan mendatang akan ada Peraturan Presiden (Perpres) baru terkait hal ini," tambahnya. Saat pemerintahan Presiden Jokowi, kenaikan gaji hakim hanya mencapai 40 persen. Kenaikan saat ini diusulkan bukan berdasarkan kinerja, melainkan karena stagnasi upah yang dianggap tidak sebanding dengan kebutuhan hidup dan beban kerja. Gaji Hakim Harus di Atas UMR Hashim menegaskan bahwa kesejahteraan hakim merupakan isu penting dalam memperkuat sektor peradilan. Ia mengingatkan bahwa gaji hakim seharusnya tidak berada di bawah Upah Minimum Regional (UMR). "Para hakim layak menerima kenaikan ini. Jangan sampai gaji mereka kalah dengan UMR. Kesejahteraan mereka adalah salah satu kunci memperbaiki sektor hukum," tegas Hashim. BACA JUGA:Presiden Prabowo Ketok Anggaran Program Makan Bergizi Gratis, Bukan Rp 15 Ribu Tapi Rp 10 Ribu per Hari Pengungkapan Hashim ini memicu berbagai respons dari publik, mulai dari dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan hakim hingga kekhawatiran mengenai alokasi anggaran negara. Pemerintah diharapkan dapat memberikan keputusan yang adil dan realistis dalam beberapa bulan ke depan, memastikan gaji hakim mencerminkan tanggung jawab besar yang mereka emban dalam menjaga keadilan.(Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad