Catat Rekor Terburuk, Manchester City Kalah Telak di Kandang dari Spurs
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, MANCHESTER - Nasib belum mujur dialami Pep Guardiola. Laga pertama setelah dirinya menandatangani kontrak baru sebagai manajer di Manchester City ditandai dengan kekalahan yang menyakitkan.
Bahkan Manchester City (Man City) mencatat rekor terburuk di Liga Inggris dalam 68 tahun terakhir setelah menderita kekalahan 0-4 saat menjamu Tottenham Hotspur di Stadion Etihad, Minggu (24/11) ini hari WIB.
Baca juga:Manchester City Sempat Mencekam hingga Akhir, Menang 3-2 Atas Fulham
Ini menjadi kekalahan kelima secara beruntun dalam berbagai kejuaraan yang diikuti Man City musim ini.
Tim asuhan Pep Guardiola juga mengalami kekalahan ketiga berturut-turut dalam aksi mereka di Liga Inggris. Ini menjadi rekor terburuk selama 68 tahun yang dialami tim juara bertahan Liga Inggris.
The Citizens menderita empat kekalahan berturut-turut di semua kompetisi untuk pertama kalinya di bawah manajer Pep Guardiola sebelum jeda internasional, termasuk kekalahan 2-1 di Piala Liga Inggris melawan Spurs pada 30 Oktober.
Kekalahan 1-4 di Sporting Lisbon di Liga Champions yang terjadi di antara kekalahan 1-2 di Liga Primer dari Bournemouth dan Brighton & Hove Albion. Kini Tottenham telah menaburkan garam ke luka The Citizens di kandang mereka sendiri.
Erling Haaland dan kawan-kawan sebenarnya mengawali pertandingan dengan baik di Stadion Etihad, tetapi pasukan Ange Postecoglou dengan cepat mengatasi serangan gencar tuan rumah pada malam yang gerimis di Manchester.
Tottenham mencetak dua gol di depan dalam 20 menit pertama berkat gol yang dicetak James Maddison. Pemain berusia 28 tahun itu menyambut umpan silang indah Dejan Kulusevski ke tiang belakang sebelum melepaskan tendangan voli yang melewati Ederson dari jarak beberapa meter untuk membawa Spurs unggul.
Hanya tujuh menit kemudian ia dengan cerdik mengecoh kiper Brasil itu dari jarak dekat untuk menggandakan keunggulannya.
Man City tertinggal dua gol di babak pertama dalam pertandingan liga untuk pertama kalinya sejak kemenangan comeback 4-2 mereka melawan Spurs pada Januari 2023.
Publik Stadion Etihad semula yakin Phil Foden dan kawan-kawan bisa mengulangi comeback serupa untuk mempertahankan rekor klub 52 pertandingan kandang tak terkalahkan yang bertahan lebih dari dua tahun.
Baca juga:Gol Tunggal Haaland ke Gawang Southampton Antar Manchester City Puncaki Klasemen Liga Inggris
Namun, Tottenham mencetak gol ketiga pada menit ke-52 ketika Dominic Solanke memberi umpan kepada Pedro Porro--yang pernah bermain di Man City--untuk melepaskan tendangan first-time ke sudut jauh gawang setelah serangan balik yang mengalir bebas.
Tottenham mengakhiri kemenangan yang mengesankan di Stadion Etihad dengan gol keempat saat waktu tambahan babak kedua.
Saat itu Timo Werner menerobos dari sisi kiri dan melepaskan umpan silang rendah ke tiang belakang untuk pemain pengganti lainnya Brennan Johnson yang menjebol gawang Man City.
Kekalahan Man City merupakan kekalahan ketiga berturut-turut mereka di Liga Primer The Citizens kini menjadi juara bertahan liga utama pertama di Inggris yang kalah lima pertandingan berturut-turut di semua kompetisi sejak Chelsea pada Maret 1956.
Ini juga pertama kalinya Man City di bawah Pep Guardiola menderita kekalahan dalam pertandingan kandang Premier League dengan selisih empat gol atau lebih.
Di bawah asuhan Guardiola, Man City telah kalah tujuh kali kalah menghadapi Tottenham di Premier League. Mereka menjadi tim yang paling sering dibobol oleh Tottenham, yakni 26 gol dibanding oleh tim lainnya,
Meski kalah dalam pertandingan Man City vs Tottenham Hotspur, pasukan Guardiola tetap berada di posisi kedua dalam klasemen Premier League dan tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen Liverpool.
Namun, kekalahan di kandang sendiri dalam pertandingan Man City vs Tottenham Hotspur ini menjadi pukulan telak dalam upaya mereka untuk mempertahankan gelar. Mereka bisa saja tertinggal delapan poin dari Liverpool jika klub Merseyside itu mengalahkan tim papan bawah Southampton pada Minggu (24/11).
Baca juga:Terungkap Rencana Amorim di Manchester United: Eks Chelsea Ini Diplot Jadi Pemain Kepercayaan
Pep Guardiola, yang menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun di Man City Kamis (21/11), berharap dapat membalikkan nasib timnya saat mereka menghadapi Feyenoord di Liga Champions Selasa depan.
Selanjutnya mereka juga harus bertandang ke Anfield untuk menghadapi Liverpool dalam pertarungan papan atas Premier League lima hari kemudian.(pwk)
Editor: purwoko