Gegara Cemburu, Pria di Banjarmasin Barat Aniaya Korban Hingga Pingsan
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Seorang pria terduga pelaku penganiayaan yang terjadi di Jalan Setoyo S, Gang Rahayu, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin diamankan Jajaran Polsek Banjarmasin Barat pada Senin (4/10) malam.
Pria tersebut adalah AA (33), warga Jalan Bandarmasih, Komplek DPR, Gang V Rt 06, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Barat.
AA diamankan setelah melakukan penganiayaan terhadap korbannya, yakni Muhammad Nazar Amin (29), warga Jalan Setoyo S, Gang Pangeran Suryadinata, Kecamatan Banjarmasin Barat.
Baca Juga
Megawati dan Prabowo Bakal Bertemu, ini Kata Sekjen PDIP
Kapolsek Banjarmasin Barat, Kompol Aris Munandar mengatakan, kejadian tersebut berawal saat mantan pacar pelaku sekaligus saksi, yakni Reni bersama dengan temannya datang ke rumah pelaku, dengan tujuan untuk mengantarkan obat sakit perut.
“Karena sebelumnya mereka ini berpacaran, dan pelaku juga sering membelikan obat untuk Reni saat sedang sakit,” ujar Kapolsek, Selasa (29/10).
Setelah sampai di rumah pelaku dan menyerahkan obat tersebut, tutur Aris, pelaku sempat menanyakan terkait hubungan Reni dengan korban, dan Reni menjawab memang sudah berpacaran dengan korban.
“Mendengar hal tersebut, pelaku pun marah dan tidak terima, bahkan sampai mengancam akan membunuh Reni dan korban,” tutur Aris.
“Karena takut, Reni pun pura-pura ingin pulang ke rumahnya,” lanjutnya.
Setelah dari rumah pelaku, Reni dan temannya pun mampir di sebuah warung pecel langganan Reni yang dekat dengan lokasi kejadian.
“Karena takut dengan ancaman dari pelaku, Reni pun mencoba menghubungi korban, agar tidak usah menyusul ke warung tersebut, namun tidak tersambung, dan korban pun datang menyusul Reni ke warung tersebut,” ucap Aris.
Tak lama kemudian, papar Kapolsek, pelaku pun datang ke lokasi tersebut, dan sempat terjadi keributan antara korban dengan pelaku.
“Pelaku sempat ingin menusuk korban dengan senjata tajam, namun korban berhasil menghindar dan langsung melarikan diri,” papar Kapolsek.
Setelah itu, pelaku pun mendatangi Reni dengan membawa senjata tajam di tangannya, dan mencoba menusuk Reni, namun berhasil dihalau oleh warga yang ada di lokasi kejadian.
Tak sampai disitu, pelaku pun kembali mendekati Reni dan memukul kepalanya, lalu menarik tangan Reni agar naik ke atas motor, lalu membawanya Reni untuk diantarkan ke rumah korban.
“Namun saat itu Reni tidak menunjukan rumah korban, dengan alasan selama ini Reni tidak pernah berkunjung ke rumah korban,” ucap Aris.
Setalah tidak dapat menemui rumah korban, lalu pelaku pun membawa Reni ke rumah keluarga pelaku yang ada di kawasan Jalan Rawasari.
“Disitu Reni juga sempat dipukul lagi hingga pingsan. Beruntungnya ada pemilik rumah yang membantu Reni, kemudian membangunkan Reni,” kata Aris.
“Tak lama kemudian, ayah dari pelaku pun datang ke rumah tersebut, dan melerai keributan tersebut, dan Reni pun langsung pergi dari rumah tersebut,” sambungnya.
Setelah Reni pulang, sekira pukul 03.30 Wita pelaku sempat mengunjungi rumah Reni, dan mengamcam akan membunuh Reni beserta keluarganya, apabila melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Atas kejadian tersebut, korban pun langsung melaporkannya ke Mapolsek Banjarmasin Barat, guna diproses secara hukum.
“Untuk pelaku sudah diamankanoleh petugas, dan saat ini sudah ada di Mapolsek Banjarmasin Barat,” kata Aris.
Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 351 Ayat (1) KUHPidana tentang penganiayaan. (Iqnatius)
Editor Restu