WARTABANJAR.COM, TEL AVIV- Eskalasi di Timur Tengah memuncak. Suriah mengumumkan berhasil mencegat serangkaian rudal Israel yang menargetkan wilayahnya pada Sabtu (26/10/2024) dini hari tadi. Media Suriah mengatakan Israel menyerang sasaran militernya di wilayah tengah dan selatan negara itu, tetapi berhasil dicegat. “Israel melancarkan serangan udara dengan serangkaian rudal yang diluncurkan dari langit Dataran Tinggi Golan, menargetkan pangkalan militer di bagian tengah dan selatan negara itu pada pukul 02.00,” kata kantor berita Suriag SANA yang mengutip sumber militer di negara ini. Baca juga:Ledakan Keras Terjadi di Iran Diduga Serangan Balasan Israel Dimulai Sumber tersebut menambahkan bahwa pertahanan udara Suriah mencegat sejumlah rudal Israel. Para pejabat sedang menilai kerusakan setelah serangan itu. Media Suriah menyebutkan beberapa ledakan terjadi di wilayah ibu kota Damaskus dan kota di barat Homs. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) belum mengomentari informasi tersebut. IDF pada Sabtu dini hari mengumumkan mereka melakukan serangan presisi terhadap sasaran militer di Iran, sebagai tanggapan atas aksi Teheran selama beberapa bulan terakhir. Belum jelas apakah kejadian ini ada kaitannya dengan serangan di Suriah atau tidak. Militer Israel telah melakukan ratusan serangan udara terhadap Suriah sejak perang di negara Timur Tengah tersebut pecah pada tahun 2011. Serangan tersebut terutama menargetkan kelompok milisi pro-Iran, termasuk Hizbullah. Milisi di Suriah ini telah menyerang posisi Pemerintah Suriah. Para pejabat Israel jarang berbicara tentang serangan di Suriah. Namun telah berulang kali menyatakan bahwa mereka tidak akan membiarkan musuh bebuyutan Iran meningkatkan kehadirannya di negara tersebut. Frekuensi serangan udara yang menargetkan Suriah oleh militer Israel meningkat sejak konflik Gaza pecah pada awal Oktober 2023. Media Suriah mengatakan bahwa pada 24 Oktober, Tel Aviv mengebom ibu kota Damaskus dan situs militer di dekat kota Homs, yang menewaskan satu tentara. Sembunyi di bunker Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pejabat pemerintah, termasuk Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan perwira tinggi militer lainnya dilaporkan turun ke bunker bawah tanah saat militer negara itu menyerang Iran, pada Sabtu (26/10/2024) dini hari WIB. Bunker bawah tanah tahan serangan itu berlokasi di bawah pangkalan militer Israel di Kirya, Kota Tel Aviv. Israel yakin Iran akan membalas setelah serangan mereka. Baca juga:Hizbullah Siapkan Serangan Lewat Terowongan, Netanyahu Ungkap Peralatannya Kantor berita Iran IRNA mengatakan banyak ledakan keras terjadi di ibu kota Teheran pada pukul 02.15 dini hari waktu setempat atau sekitar pukul 05.45 WIB. Foto yang dikirimkan dari kantor PM Israel memperlihatkan, Netanyahu tengah mengadakan pertemuan dengan Yoav Gallant dan para jenderal IDF di bunker bawah tanah di bawah pangkalan militer Kirya di Tel Aviv. Israel menyatakan telah memberi tahu AS atas rencana serangan ke Iran tersebut.(pwk) Editor:purwoko