SIdang Kabinet Perdana, Presiden Prabowo Ijinkan Menteri Copot Pejabat Tak Maksimal
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan kewenangan kepada seluruh menteri dan kepala badan untuk mencopot pejabat-pejabat di jajarannya yang tidak bekerja keras untuk rakyat. Penegasan itu disampaikan Presiden dalam arahannya pada pengantar Sidang Kabinet Paripurna perdana Kabinet Merah Putih, di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10/2024).
"Yang tidak patuh, tidak bekerja keras untuk bangsa dan negara dan rakyat, saudara saya beri wewenang copot segera, suruh tinggal di rumah saja, daripada bikin susah kita," tegas Prabowo seperti dikutip Wartabanjar.com.
Menurutnya, penegasan itu bukan untuk mencampuri pekerjaan kementerian-kementerian, namun sebagai Kepala Pemerintahan dirinya ingin membantu memperlancar sumbatan dan kesulitan di pemerintahannya.
Baca juga: Diskon 20 Persen Bagi Pengguna ATM Bank Kalsel di Kafe ini
"Di mana ada bottleneck, di mana ada kesulitan, segera kita atasi. Mari lah kita jujur mengakui, bahwa birokrasi kita sangat terkenal. Sangat terkenal 'ribet'-nya, sangat terkenal lambatnya. Bahkan ada pembicaraan oleh rakyat kita bahwa birokrasi pemerintah kita sering mempersulit, bukan mempermudah keperluan rakyat. Bahkan ada yang mengatakan, kalau bisa dibikin sulit kenapa dibikin mudah," jelasnya.
Presiden juga meminta jajaran menteri Kabinet Merah Putih untuk lebih berani, lebih yakin untuk memberi pelayanan terbaik kepada rakyat.
"Jangan ragu-ragu. Kalau saudara tidak puas dengan pejabat-pejabat di bawah anda, laporkan! Segera kita ganti. Begitu banyak orang yang mau mengabdi. Tidak ada orang di sini yang kebal," tegasnya dalam pengantar hampir 30 menit.
Baca juga: Promo Diskon 30 Persen Pengguna Kartu ATM Bank Kalsel di Restoran ini
Pada kesempatan itu Presiden Prabowo juga mempersilakan para anggota kabinet untuk segera menyiapkan program kerja masing-masing. Ia menyatakan sewaktu-waktu akan terus memanggil para menteri untuk berkoordinasi.
"Tadi pagi sebelum sidang kabinet saya sudah koordinasi sama beberapa menteri, dengan Jaksa Agung dengan BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan), dan besok pun kita akan lanjutkan," ujarnya. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko