WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Presiden terpilih Prabowo Subianto menghadiri penutupan BNI Investor Daily Summit 2024 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (9/10) malam.⁠ ⁠ Dalam acara itu, Prabowo juga berkesempatan memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Prabowo menyinggung soal transisi pemerintahan Presiden Joko Widodo. Menurut dia, transisi berjalan dengan sangat lancar dan akan banyak menteri dari kabinet Jokowi kembali dipasang di kabinet Prabowo.⁠ ⁠ Prabowo beralasan, memilih orang lama karena tanggung jawab yang akan diemban ke depan cukup berat sehingga diperlukan orang-orang terbaik yang sudah mengerti tugas. Baca juga: Bakal Lebih Baik Dibanding Pertemuan 2012 Lalu, Fakta Indonesia Diprediksi Mampu Imbangi Bahrain Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengingatkan damapi peran Iran-Israel yang imbasnya akan dirasakan seluruh dunia termasuk Indonesia. Hal itu berkaitan dengan proyeksi Indonesia untuk swamseda energi. "Kita ingin swasembada energi, tidak bisa lagi tergantung impor bahan bakar. Kalau terjadi krisis, sama lagi," ujarnya. Prabowo mengkhawatirkan harga minyak dunia melambung apabila perang Iran-Israel pecah dan berlanjut, karena masing-masing pihak akan menyasar ladang minyak. "Sekarang saja Israel dikabarkan hendak menyerang ladang minyak Iran untuk melumpuhkan Iran," katanya. Baca juga: Enam Hari Berturut-turut Harga Emas Dunia Melemah, Ini Penyebabnya Sebaliknya, lanjut dia, pihak Iran bersumpah jika ladang-ladang minyak mereka diserang, akan balas menyerang ladang-ladang minyak gas sekutu-sekutu Amerika. "Berarti Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Bahrain, ini sekutu Amerika semua. Amerika dianggap mendukung Israel, Iran yang dibalas sekutu-sekutu Amerika. Kita bisa bayangkan harga minyak berapa," jelasnya. Prabowo juga menekankan Indonesia merupakan negara yang kaya raya dengan sumber daya alam dan mineralnya. Apalagi, kata dia, teknologi sudah canggih sehingga kelapa sawit sudah bisa diolah menjadi solar atau B35, B40 (biodiesel campuran solar dengan 40% minyak nabati dari kelapa sawit), B50 (solar dengan 50% minyak nabati dari kepala sawit) dan D100 (bahan bakar yang diproduksi dari minyak sawit). "Kita bersyukur lagi, Tuhan sangat cinta sama rakyat Indonesia. Saudara-saudara sekarang ada teknologi kita bisa bikin solar dari kelapa sawit. Bahkan tidak hanya B35, B40, B50, kita bisa bikin D100. Bensin bisa juga dari kelapa sawit saudara-saudara sekalian," ungkap Prabowo. Selain itu, kata Prabowo, belakangan juga ditemukan ladang-ladang minyak baru. Belum lagi, kata dia, ladang-ladang bekas Belanda dulu yang masih bisa diolah dengan teknologi modern terkini. Menurut Prabowo, Tuhan sudah sangat baik dengan bangsa Indonesia sehingga diberikan kekayaan sumber daya alam yang melimpah. "Tuhan sangat baik sama kita, tinggal kita mampu atau tidak," ucap dia. Prabowo juga menekankan hal lain agar Indonesia tetap survive ke depannya adalah hilirisasi. Menurut Prabowo, hilirisasi dan swasembada pangan serta energi menjadi kunci kebangkitan bangsa Indonesia ke depannya. "Jadi yang dicanangkan Pak Jokowi ini mutlak kunci terhadap kebangkitan kita. Kita harus hilirisasi. Dari hilirisasi kita lakukan industrialisasi. Bersyukurlah kita memiliki cadangan nikel terbesar di dunia, dengan bauksit salah satu terbesar di dunia. Kalau tidak salah ketujuh di dunia. Kita punya uranium," pungkas Prabowo. (berbagai sumber) Editor: Erna Djedi